Klok Tegaskan Janji Kemenangan, PERSIB Wajib Bangkit Hadapi Borneo FC

MERAHPUTIH I BANDUNG – Suasana ruang ganti PERSIB Bandung belakangan ini tidak sepenuhnya tenang. Dua hasil kurang memuaskan di awal kompetisi Super League 2025/26 membuat tekanan semakin menguat di pundak skuad asuhan pelatih kepala Bojan Hodak. Sosok yang paling tersorot tentu saja kapten tim, Marc Klok.

Gelandang bernomor punggung 23 itu secara terbuka menyatakan tekad untuk menebus kekecewaan dan memastikan PERSIB kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (31/8).

“Kemenangan akan segera datang, saya janji,” tegas Klok.

Pernyataan itu bukan tanpa beban. Pasalnya, PERSIB tengah limbung. Mereka dipaksa tunduk 1-2 dari Persijap Jepara, lalu hanya mampu membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta.

Yang membuat luka semakin dalam, Klok sendiri menjadi sorotan di laga kontra PSIM. Kesempatan emas sudah di depan mata ketika wasit menunjuk titik putih. Namun, tendangan sang kapten justru gagal menembus gawang lawan.

“Aku masih tak percaya. Marah dan kecewa karena mengecewakan tim,” ungkap Klok, menahan emosi.

Kegagalan itu bukan sekadar kehilangan dua poin, tetapi juga meninggalkan beban psikologis. Meski demikian, Klok tidak mau terus larut dalam penyesalan. Ia menegaskan bahwa amarahnya sudah cukup dan kini waktunya mengalihkan energi untuk laga krusial kontra Borneo FC.

Di balik nada kecewa, Klok mengingatkan rekan-rekannya agar tetap menjaga semangat. Ia menilai, PERSIB butuh lebih dari sekadar taktik untuk kembali ke jalur positif—mental juara harus ditegakkan.

“Tegakkan kepala, bekerja keras menuju (laga) yang berikutnya,” seru Klok, memberi pesan motivasi.

Borneo FC bukan lawan ringan. Tim berjuluk Pesut Etam itu tampil konsisten sejak awal musim dan menjadi salah satu kandidat kuat perburuan gelar. Namun, Klok menilai tantangan semacam inilah yang seharusnya membangkitkan semangat juang Maung Bandung.

Suporter PERSIB, Bobotoh, tentu tak ingin melihat tim kesayangannya kembali tersandung. Laga kandang di GBLA diyakini akan menjadi momentum penting untuk memutus tren negatif. Dukungan ribuan pasang mata di tribun diharapkan menjadi tambahan energi bagi para pemain.

Klok sadar benar betapa besarnya ekspektasi publik terhadap dirinya sebagai kapten. Ia bukan hanya dituntut mengatur permainan di lapangan, melainkan juga menjadi simbol mentalitas pantang menyerah.

“Kesalahan sudah terjadi. Sekarang waktunya bangkit, karena PERSIB tidak boleh berhenti hanya karena satu kegagalan,” ujar Klok menutup keterangannya.

Kini, tinggal menunggu apakah janji sang kapten benar-benar terbayar di lapangan. Minggu sore di GBLA bisa menjadi panggung pembuktian—apakah PERSIB akan kembali menyalakan api kemenangan, atau justru terjebak dalam bayang-bayang hasil minor yang berlanjut. (RED)

Editor : Redaksi