Barros Fokus Bawa PERSIB Menang, Beckham Ingin Buktikan Diri di Kancah Asia

Uilliam Barros Pereira
Uilliam Barros Pereira

MERAHPUTIH I BANDUNG - Uilliam Barros Pereira kembali menunjukkan peran vitalnya sebagai ujung tombak PERSIB. Striker asal Brasil berusia 30 tahun itu kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sementara Maung Bandung dengan torehan tiga gol dari empat laga di pentas Super League 2025/26.

Gol ketiga Barros datang dalam laga penuh gengsi melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9). Gol tunggalnya di menit ke-53 memastikan kemenangan tipis 1-0 sekaligus mengamankan tiga poin penting bagi tim asuhan Bojan Hodak.

Namun, meski tampil sebagai pahlawan, Barros tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mematok target pribadi untuk meraih gelar top skor liga. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting ketimbang statistik individu.

“Yang paling penting adalah bagaimana saya bisa membantu tim ini menang di setiap pertandingan. Bukan soal berapa banyak gol yang saya cetak,” kata Barros usai latihan di Lapangan Pendamping GBLA, Senin (15/9).

Pemain berkebangsaan Brasil itu juga menolak larut dalam sorotan atas gol penentunya ke gawang Bajol Ijo. Barros lebih memilih menatap tantangan berikutnya di kancah Asia, yakni pertandingan perdana Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26 menghadapi Lion City Sailors, Kamis (18/9) di GBLA.

“Saya pikir yang terpenting sekarang adalah fokus untuk pertandingan besar di depan. Kami harus menang,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebahagiaan terbesarnya adalah menjadi bagian dari PERSIB, klub yang memiliki basis suporter besar dan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. “Saya sangat senang menjadi bagian dari tim ini, bagian dari kehebatan klub ini, dan siap bekerja keras dengan seragam PERSIB,” ujarnya.

Optimisme serupa juga datang dari lini tengah PERSIB. Gelandang muda andalan, Beckham Putra Nugraha, menatap laga kontra Lion City Sailors dengan penuh ambisi. Pemain yang akrab disapa Etam itu menyebut pertandingan pembuka di ACL Two sebagai momen pembuktian.

“Ini kesempatan kedua saya bermain di ACL Two. Tentunya, ini harus menjadi pembuktian karena sebelumnya kita belum bisa berbicara banyak di kancah Asia,” ungkap pemain bernomor punggung 7 itu.

Menurut Beckham, pengalaman musim lalu menjadi pelajaran berharga. Ia menekankan bahwa level kompetisi Asia berbeda jauh dengan liga domestik. Karena itu, persiapan matang mutlak diperlukan agar PERSIB bisa meraih hasil positif.

“ACL Two musim lalu harus kita jadikan pelajaran agar kita bisa lebih baik. Targetnya jelas, kita harus menang di setiap pertandingan,” tegasnya.

Pemain Tim Nasional Indonesia itu juga merasa lebih percaya diri menghadapi musim ini. Ia menyebut hadirnya sejumlah amunisi baru dalam skuad akan meningkatkan kekuatan Maung Bandung di pentas Asia.

“Sekarang saya rasa tim semakin kuat karena ada beberapa pemain baru. Ini harus jadi motivasi tambahan. Saya yakin akan ada peningkatan di ACL Two musim ini,” pungkasnya.

Pertandingan melawan Lion City Sailors diyakini menjadi tolok ukur awal sejauh mana kesiapan PERSIB bersaing di level Asia. Dengan sokongan penuh bobotoh di GBLA, Maung Bandung bertekad menjadikan laga perdana sebagai momentum untuk menancapkan taringnya.

Barros dengan ketajamannya, serta Beckham dengan visinya di lini tengah, akan menjadi kunci permainan. Kombinasi keduanya diharapkan mampu mengangkat prestasi PERSIB, tak hanya di Super League, tetapi juga di kancah internasional.

Bagi publik Bandung, kemenangan atas Sailors bukan hanya soal tiga poin, melainkan juga penegasan bahwa PERSIB siap berbicara lebih banyak di level Asia.(red)

Editor : Redaksi