PERSIB Siap Tempur di Laga Perdana ACL, Federico Barba Ingatkan Tantangan Berat Lawan Lion City Sailors
MERAHPUTIH I BANDUNG – Aura persaingan di kancah Asia kembali menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kamis (18/9), PERSIB Bandung akan mengawali perjalanan di Grup G AFC Champions League (ACL) Two 2025/26 dengan menghadapi Lion City Sailors, wakil kuat dari Singapura.
Bagi bek asal Italia, Federico Barba, laga perdana ini bukan sekadar pertandingan pembuka, melainkan ujian mental sekaligus kesempatan untuk membuktikan kapasitas Pangeran Biru di level Asia.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Lion City Sailors adalah tim yang tangguh di kompetisi ini. Tapi kami juga punya ambisi besar untuk menang,” ujar pemain bernomor punggung 93 itu.
PERSIB datang ke ajang ACL dengan target tinggi: lolos dari fase grup. Tekanan itu sudah dirasakan sejak peluit pertama kompetisi ditiup. Namun, bagi Barba dan rekan setimnya, tantangan tersebut justru jadi bahan bakar semangat.
Apalagi, dukungan Bobotoh dipastikan akan membanjiri GBLA. Tiket pertandingan sudah bisa diakses melalui PERSIB Apps, membuka kesempatan bagi ribuan suporter setia untuk menjadi energi tambahan di laga penting ini.
“Kami butuh atmosfer penuh di GBLA. Energi dari Bobotoh selalu membuat kami punya tenaga ekstra,” kata Barba menambahkan.
PERSIB tidak datang dengan tangan kosong. Kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-5 Super League, Jumat (12/9), jadi bekal berharga. Bagi Barba, hasil itu membuktikan bahwa tim sedang berada di jalur yang tepat.
“Pertandingan melawan Lion City akan datang sangat cepat. Kami tidak punya banyak waktu menikmati kemenangan kemarin. Fokus kami sudah sepenuhnya ke laga berikutnya,” tegasnya.
Sejarah mencatat, pertemuan terakhir kedua tim berakhir manis untuk PERSIB. Saat itu, Maung Bandung mampu menaklukkan Lion City Sailors dengan skor 3-2. Hasil tersebut tentu bisa menjadi motivasi tambahan, meski Barba menilai setiap pertandingan selalu punya cerita baru.
“Yang sudah lewat biarlah lewat. Kami harus menatap laga ini dengan keseriusan penuh, karena kondisi tim dan lawan bisa sangat berbeda,” katanya.
Bagi PERSIB, partisipasi di ACL bukan hanya soal gengsi, melainkan juga pembuktian bahwa klub asal Indonesia bisa bersaing di level internasional. GBLA pun diprediksi bakal bergemuruh, menjadi saksi apakah Pangeran Biru mampu mengulang kisah indah atas Sailors atau justru harus bekerja keras untuk membuka jalan panjang di kompetisi Asia ini.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih