Persebaya Cari Formula Baru Tanpa Rivera, Edu Perez Tetap Optimistis Hadapi Semen Padang

MERAHPUTIH I SURABAYA – Persebaya Surabaya harus memutar otak menjelang laga kandang melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (19/9). Pasalnya, gelandang kreatif Francisco Rivera dipastikan absen akibat kartu merah yang ia terima saat Bajol Ijo bertandang ke markas Persib Bandung pekan lalu.

Pelatih kepala Eduardo “Edu” Perez menegaskan bahwa kehilangan Rivera bukan alasan untuk menurunkan kualitas permainan tim. Menurutnya, skuad Persebaya memiliki kedalaman yang cukup untuk mengisi lubang yang ditinggalkan sang playmaker.

“Rivera absen. Kami punya 27 pemain dalam skuad, saya percaya pada mereka. Tim ini bagus. Jadi kalau Rivera tidak main, ada pemain lain yang bisa mengambil peran itu,” ujar Edu dalam konferensi pers di GBT, Kamis (18/9).

Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu tetap mengingatkan anak asuhnya agar tampil fokus sejak menit pertama. Ia menargetkan kemenangan sebagai hadiah untuk Bonek dan Bonita yang selalu setia mendukung tim kebanggaan Kota Pahlawan.

“Kami ingin menang dan mempersembahkan poin penuh untuk Bonek dan Bonita,” imbuhnya.

Salah satu kandidat kuat pengganti Rivera adalah gelandang Montenegro, Milos Raickovic. Eks pemain Buducnost Podgorica itu mengaku siap jika dipercaya, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih.

“Pertama-tama kita lihat dulu keputusan coach. Siapa pun yang ditunjuk, harus siap menjalankan peran itu. Kalau saya dipercaya, tentu saya akan memberikan 100 persen,” ungkap Raickovic dengan penuh keyakinan.

Selain Raickovic, opsi rotasi lini tengah juga bisa melibatkan talenta muda yang selama ini lebih banyak menjadi pelapis. Edu menilai laga kontra Semen Padang bisa menjadi momentum pembuktian bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitasnya.

Persebaya saat ini masih berkutat di papan tengah klasemen sementara BRI Liga 1 2025/2026. Dari empat laga yang sudah dimainkan, Bajol Ijo mengoleksi enam poin hasil dari dua kemenangan dan dua kekalahan. Produktivitas tim cukup impresif dengan enam gol tercipta serta hanya empat kali kebobolan.

Dengan catatan tersebut, Persebaya menempati posisi kedelapan. Mereka tertinggal enam angka dari Borneo FC Samarinda yang nyaman di puncak klasemen.

Di sisi lain, Semen Padang justru datang dengan misi berbeda. Tim berjuluk Kabau Sirah masih terseok di papan bawah setelah hanya mengemas empat poin dari empat pertandingan. Produktivitas mereka terbilang minim, baru mencetak empat gol dan sudah kebobolan lima kali. Alhasil, mereka sementara menempati posisi ke-14.

Pertandingan antara Persebaya dan Semen Padang diprediksi berjalan ketat. Bagi tuan rumah, tiga poin akan menjaga asa menempel papan atas sekaligus menjaga kepercayaan publik Surabaya. Sementara itu, Semen Padang butuh hasil positif untuk segera keluar dari zona rawan.

Dengan absennya Rivera, sorotan tentu tertuju pada bagaimana kreativitas lini tengah Bajol Ijo terbentuk. Persebaya dituntut untuk tidak hanya mengandalkan serangan cepat, tetapi juga mampu menjaga stabilitas permainan sepanjang laga.(red)

Editor : Redaksi