JSEF 2025: Etalase UKM Premium di Gerbang Baru Nusantara

LSM Masyrarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jatim saat menggelar Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) 2023
LSM Masyrarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jatim saat menggelar Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) 2023

MERAHPUTIH I SURABAYA — Jawa Timur kembali bersiap menorehkan langkah besar dalam upaya mengakselerasi kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui ajang pameran akbar tahunan bertajuk Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) Volume III 2025. Pameran yang digagas oleh MAKI Jawa Timur ini menjadi bukti nyata konsistensi daerah dalam mendorong pelaku UKM/UMKM naik kelas menuju kualitas produk berstandar premium.

Event spektakuler yang akan digelar selama tiga hari, mulai Jumat (31/10) hingga Minggu (2/11) di Exhibition Show Lenc Mark Mall Surabaya, ini bukan sekadar etalase produk unggulan, tetapi juga panggung bagi semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha kecil menengah di Jawa Timur.

Tahun ini, JSEF mengusung tema besar “The Biggest Show of Etalase Premium Jawa Timur sebagai Gerbang Nusantara Baru”. Tema tersebut menegaskan visi strategis Jatim untuk menjadi poros utama dalam peta ekonomi Nusantara, di mana UKM/UMKM bukan hanya menjadi pelaku ekonomi lokal, tetapi juga pemain kompetitif di pasar nasional bahkan global.

Salah satu terobosan penting dalam pelaksanaan JSEF 2025 adalah penerapan konsep subsidi silang melalui partisipasi aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota se-Jatim.
Melalui skema ini, pelaku usaha UKM/UMKM binaan OPD bisa mengikuti pameran secara gratis, lengkap dengan fasilitas maksimal yang umumnya hanya bisa dinikmati peserta berbayar.

“Konsep subsidi silang ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi UKM/UMKM agar bisa tampil dan memperkenalkan produk unggulan mereka tanpa terbebani biaya. Inilah wajah nyata kemitraan positif antara MAKI Jatim dan OPD di lingkungan Pemprov Jatim,” jelas Heru Satriyo, Koordinator MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur.

Heru menegaskan, dukungan dari OPD tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga finansial dan kuratorial. Artinya, setiap pelaku UKM/UMKM yang difasilitasi akan mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta kurasi produk agar mampu tampil di level premium.

“Tujuan akhirnya jelas: UKM/UMKM Jatim harus naik kelas, baik dari sisi kualitas produk, kemasan, maupun jaringan pemasaran,” tambahnya.

Gelaran JSEF tahun ini dipastikan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Sebanyak 180 booth akan disiapkan untuk menampung ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor: mulai kuliner khas daerah, kerajinan tangan, fesyen etnik modern, hingga inovasi produk teknologi berbasis lokal.

Event ini akan ditangani secara profesional oleh EO Kalinda Sukses Bersama, di bawah pimpinan Dwi Yulis, yang sudah menyiapkan rangkaian acara hiburan dan atraksi interaktif untuk menarik minat pengunjung.

“Kami ingin menjadikan JSEF bukan sekadar pameran, tapi juga experience event yang menghibur, edukatif, dan inspiratif,” tutur Dwi Yulis.

Untuk itu, panggung utama akan diisi dengan penampilan artis ibu kota, mulai dari MAMA LELA Show, Duo Percussion Jakarta, hingga pertunjukan pamungkas dari artis papan atas Tanah Air.

Menariknya lagi, JSEF 2025 juga akan diramaikan oleh sederet kompetisi kreatif yang sepenuhnya gratis bagi masyarakat umum. Mulai dari Painting Competition, Fashion Competition, Vlog Competition, Dance & Senam Competition, hingga Jatim Fun Run, semua disiapkan untuk menjadi wadah ekspresi talenta muda Jawa Timur.

“Seluruh lomba tidak dipungut biaya dan kami siapkan hadiah pembinaan yang cukup besar. Kami ingin setiap warga bisa merasa menjadi bagian dari semangat Jatim Bangkit,” ujar Heru Satriyo.

Lebih dari sekadar ajang pameran, JSEF adalah bentuk konkret komitmen Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan, terutama OPD dan komunitas usaha lokal, pameran ini diharapkan melahirkan produk unggulan berdaya saing tinggi yang siap menembus pasar global.

“Ketika produk UKM/UMKM Jatim bisa tampil dengan kualitas premium, kita sedang menegaskan bahwa ekonomi rakyat adalah tulang punggung kemandirian daerah,” tegas Heru.

Rayakan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur dengan semangat kebangkitan UKM/UMKM!
Inilah The Biggest Show of Etalase Premium UKM/UMKM Jawa Timur Menuju Jatim Gerbang Baru Nusantara, di mana kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian menjadi fondasi ekonomi masa depan.(pps)

Editor : Redaksi