Jaga Harga Tomat, Gubernur Khofifah Bagikan Tomat Segar ke Siswa SD Surabaya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membagikan tomat kepada anak anak siswa SDN Margorejo VI surabaya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membagikan tomat kepada anak anak siswa SDN Margorejo VI surabaya

MERAHPUTIH I SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa punya cara unik menjaga harga tomat tetap stabil. Selasa (30/9), ia membagikan tomat segar kepada 475 siswa SDN Margorejo VI Surabaya, hasil pembelian langsung dari petani Madiun.

Masing masing anak mendapatkan kurang lebih 1kg tomat segar yang dikemas dalam keranjang. 

Langkah ini bukan sekadar aksi sosial, tapi strategi nyata menyerap over supply tomat yang tengah menekan harga di tingkat petani.

"Dari 14 kabupaten/kota yang mengalami deflasi, tomat jadi penyumbang utama. Harganya anjlok sampai Rp2.000 per kilo. Ini harus diserap agar harga kembali normal," tegas Khofifah.

Sebelumnya, Jumat (26/9), Gubernur Khofifah turun langsung ke Desa Kare, Kabupaten Madiun, menyerap 1,3 ton tomat dengan harga Rp4.000/kg, dua kali lipat dari harga di lahan. Ia juga mengajak para bupati dan wali kota mengikuti langkah serupa di daerah masing-masing.

"Serap tomatnya, olah jadi jus untuk anak-anak PAUD, TK, SD. Selain bantu petani, kita sehatkan generasi muda," katanya.

Langkah penyerapan hasil pertanian ini bukan yang pertama. Khofifah juga sempat turun tangan saat terjadi over supply bawang merah di Nganjuk dan penurunan harga beras di Bojonegoro serta Lamongan.

"Kebijakan sederhana seperti ini bisa memberi dampak besar. Petani terbantu, anak-anak pun sehat," pungkasnya.

Salah satu siswa, Diana, mengaku senang mendapat tomat segar dari Gubernur. “Saya suka tomat, biasanya buat es atau jus. Tapi kalau banyak begini bisa buat masak juga,” ucapnya polos.(dpr) 

 

 

Editor : Redaksi