Teja Paku Alam Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Genjot Fisik, Siap Antar PERSIB Bangkit di Super League
MERAHPUTIH I BANDUNG – Jeda kompetisi di tengah kalender FIFA Matchday dimanfaatkan betul oleh kiper utama PERSIB Bandung, Teja Paku Alam. Penjaga gawang asal Padang itu tak ingin waktu kosong selama sepuluh hari berlalu sia-sia. Ia justru menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat fondasi kebugaran demi kembali tampil prima bersama Maung Bandung.
Setelah empat hari diberi waktu istirahat usai menjalani jadwal padat, termasuk laga tandang kontra Bangkok United di ajang AFC Champions League Two pada 1 Oktober lalu, skuad PERSIB kembali berkumpul dan berlatih di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Di bawah arahan tim pelatih, sesi latihan kali ini fokus pada peningkatan kondisi fisik. Teja menyebut, program tersebut menjadi prioritas utama agar seluruh pemain kembali dalam level performa terbaik sebelum laga lanjutan Super League.
“Pastinya setelah libur empat hari, pelatih akan fokus meningkatkan fisik lagi. Jadi waktu sepuluh hari ini sangat penting untuk kami manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Teja usai latihan di GBLA, Rabu (8/10).
Kiper berusia 30 tahun itu menyadari, ritme kompetisi yang padat kerap membuat pemain sulit mencapai puncak kebugaran. Karena itu, jeda FIFA Matchday kali ini baginya ibarat “oksigen baru” yang memberi ruang untuk memulihkan stamina sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.
PERSIB sendiri dijadwalkan menghadapi PSBS Biak dalam laga pekan kesembilan Super League 2025/26, yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 17 Oktober 2025. Pertandingan tersebut diyakini menjadi ujian penting bagi Maung Bandung untuk kembali ke jalur kemenangan, usai hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya melawan Persita Tangerang.
Bagi Teja, laga kontra PSBS Biak bukan sekadar duel perebutan tiga poin. Ia memandangnya sebagai ajang pembuktian sekaligus momentum kebangkitan. “Kami fokus lagi untuk pertandingan berikutnya karena di liga kita tahu, kadang performa bagus, kadang hasil tidak memuaskan. Yang penting kami harus fokus bisa meraih hasil yang bagus,” tegasnya.
Teja juga menambahkan, semangat kolektif tim kini tengah dibangun ulang. Ia percaya, dengan kedisiplinan latihan dan kerja keras selama masa persiapan ini, PERSIB bisa tampil lebih solid di semua lini.
“Latihan fisik itu fondasi. Kalau kondisi bagus, kami bisa bermain lebih konsisten dan maksimal di lapangan,” tandasnya.
Sementara itu, staf pelatih PERSIB menegaskan, fokus peningkatan fisik tak hanya menyasar daya tahan pemain, tetapi juga keseimbangan antara kekuatan, kecepatan, dan ketahanan otot. Semua aspek itu diyakini akan menunjang performa tim saat menghadapi jadwal ketat di dua kompetisi, yakni Super League dan AFC Champions League Two.
Dengan semangat baru di jeda kompetisi, Teja dan kawan-kawan bertekad mengembalikan marwah Maung Bandung sebagai tim yang tangguh, disiplin, dan haus kemenangan. Dukungan suporter menjadi energi tambahan yang siap mereka balas dengan kerja keras di lapangan hijau.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih