Persib Gaspol di Sleman, PSBS Dibungkam Tiga Gol Tanpa Balas

Gelandang PERSIB, Luciano Guaycochea merayakan gol ke gawang PSBS Biak pada pertandingan pekan kesembilan Super League 2025/26 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat, 17 Oktober 2025. (PERSIB.co.id/Fernando Hero)
Gelandang PERSIB, Luciano Guaycochea merayakan gol ke gawang PSBS Biak pada pertandingan pekan kesembilan Super League 2025/26 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat, 17 Oktober 2025. (PERSIB.co.id/Fernando Hero)

MERAHPUTIH I SLEMAN – Persib Bandung tampil menggigit saat melawat ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (17/10/2025). Tim berjuluk Maung Bandung itu sukses membawa pulang tiga poin penuh usai menaklukkan PSBS Biak dengan skor telak 3-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 pekan kesembilan.

Gol-gol kemenangan Persib dicetak oleh Andrew Jung melalui titik putih di penghujung babak pertama (45+3’), Uilliam Barros Pereira (58’), dan Luciano Guaycochea (77’). Kemenangan ini mengerek posisi Persib ke peringkat tiga klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari tujuh laga—empat kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Mereka kini hanya terpaut lima angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC.

Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya sejak awal laga. Teja Paku Alam berdiri di bawah mistar, dikawal kuartet Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba. Di lini tengah, duet Marc Klok dan Thom Haye mengatur irama permainan, didukung Saddil Ramdani, Uilliam Barros, dan Berguinho yang menopang striker tunggal Andrew Jung.

Meski bermain di kandang lawan, Persib tampil percaya diri. Setelah menekan sejak menit awal, peluang emas datang pada penghujung babak pertama ketika wasit menunjuk titik putih. Andrew Jung yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. 1-0 untuk Persib di akhir babak pertama.

Babak kedua dimulai dengan PSBS mencoba membalikkan keadaan. Tekanan dari Damianus Adimas Putra dan Pablo Andrade sempat membuat lini belakang Persib kerepotan. Tandukan Pablo pada menit ke-53 hampir menyamakan kedudukan, namun bola masih melambung tipis di atas gawang Teja.

Persib segera merespons. Hanya lima menit berselang, Uilliam Barros menggandakan keunggulan setelah memaksimalkan umpan Beckham Putra Nugraha. Gol sempat dianulir karena dugaan offside, namun setelah tinjauan VAR, wasit Muhammad Iqbaluddin mengesahkan gol tersebut.

Beckham dan Marcilio yang baru masuk menggantikan Berguinho dan Saddil beberapa kali mengancam gawang PSBS, namun penampilan gemilang kiper Kadu membuat Persib harus bersabar.

Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Hodak pada menit ke-73, memasukkan Luciano Guaycochea dan Julio Cesar untuk menyegarkan lini serang. Tak butuh waktu lama, tiga menit berselang, Guaycochea mencetak gol indah lewat sepakan kaki kanannya yang tak mampu dibendung Kadu.

Unggul 3-0, Persib tetap menjaga intensitas permainan hingga akhir. Ramon Tanque sempat dimasukkan menggantikan Jung pada menit ke-86, namun tak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski dua kartu kuning sempat mewarnai laga, masing-masing untuk Matricardi dan Marcilio di penghujung pertandingan Persib tetap menutup malam di Sleman dengan kepala tegak.

Bojan Hodak tersenyum puas usai laga. “Kami bermain disiplin dan efektif. Semua pemain menjalankan instruksi dengan baik, dan hasil ini menjadi bukti konsistensi kami mulai terbentuk,” ujar pelatih asal Kroasia itu.

Kemenangan besar ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Maung Bandung mulai menemukan taringnya di Super League musim ini tajam, terorganisir, dan penuh percaya diri.
 
 
 

Editor : Redaksi