Madura United Gaet Carlos Parreira, Suntik Semangat Baru dari Negeri Samba

Madura United FC menunjuk Carlos Parreira sebagai pelatih kepala
Madura United FC menunjuk Carlos Parreira sebagai pelatih kepala

MERAHPUTIH I BANGKALAN – Madura United FC resmi menunjuk Carlos Parreira sebagai pelatih kepala anyar menggantikan Angel Alfredo Vera yang kini difokuskan sebagai Direktur Teknik (Dirtek). Pelatih asal Brasil itu diperkenalkan ke publik pada Kamis pagi (13/11), menandai babak baru perjalanan Laskar Sape Kerrab di kancah BRI Liga 1 2025/26.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, menuturkan bahwa keputusan merekrut Parreira bukan langkah instan. Proses panjang dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan tim yang tak hanya soal strategi permainan, tetapi juga pembangunan karakter dan mental pemain.

“Kami butuh pelatih yang tidak sekadar paham taktik, tapi juga mampu membentuk mental juang dan karakter pemain. Setelah banyak diskusi, kami yakin Coach Carlos Parreira adalah sosok yang tepat untuk membawa semangat baru bagi tim ini,” ujar Nisa.

Parreira, yang kini berusia 44 tahun, dikenal memiliki pendekatan disiplin tinggi serta filosofi permainan menyerang yang tetap menjaga keseimbangan di lini pertahanan. Pengalaman panjangnya melatih di klub-klub Amerika Latin dan Asia disebut menjadi alasan kuat manajemen Madura United mempercayakan kursi pelatih kepadanya.

“Dia pelatih dengan etos kerja luar biasa. Filosofinya jelas, menyerang tanpa kehilangan struktur bertahan. Itu yang kami butuhkan saat ini,” tambah Nisa, direktur muda kelahiran Surabaya, 13 April 1995 itu.

Tak datang sendirian, Parreira juga membawa rekan senegaranya, Marcelo Cordivol Margalho, yang akan bertugas sebagai pelatih fisik. Duet asal Brasil itu diharapkan bisa menyuntikkan energi baru ke dalam skuad yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen.

Hingga pekan ke-12 BRI Super League 2025/26, Madura United baru mengoleksi 13 poin, hasil yang dinilai belum mencerminkan potensi tim sesungguhnya. Karena itu, manajemen berharap kehadiran dua pelatih baru ini mampu mengangkat performa dan menjaga konsistensi permainan.

“Kami percaya, kolaborasi antara pelatih, pemain, dan seluruh elemen klub akan membawa Madura United kembali ke jalur yang diharapkan. Saatnya bangkit dan menatap sisa musim dengan semangat baru,” tutup Nisa optimistis.

Dengan sentuhan tangan dingin Parreira dan Cordivol, publik Madura menaruh harapan besar agar Sape Kerrab kembali menyalak di pentas sepak bola nasional. (red)

Editor : Redaksi