Warga Sidoarjo Gelar Salat Id Sesuai Protap Covid-19
MERAHPUTIH | SURABAYA - Takmir masjid menerapkan protap penanganan dan pencegahan Covid-19 kepada warga yang mengikuti Salat Id di Masjid Haqul Yaqin, Tambak Sawah, Sidoarjo. Penerapan protap Covid-19 ini dilakukan jauh sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik).
Di masjid itu, hanya warga sekitar yang boleh mengikuti Salat Id, kebijakan ini untuk menyaring masyarakat luar agar tidak ikut masuk guna menangkal penyebaran virus Corona di wilayah tersebut.
Untuk kepentingan itu, takmir masjid menyediakan 400 masker diberikan gratis kepada para jamaah yang tidak membawa masker.
Sebelum masuk masjid, juga dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun, kemudian disemprotkan hand sanitizer, serta wajib bermasker.
Ustadz Miftahul Ulum, Ketua Bidang Imaroh Masjid Haqul Yaqin mengatakan pihaknya dan takmir serta pemuda setempat melaksanakan itu sesuai imbauan pemerintah tentang panduan Covis-19.
"Kami mengadakan sholat ied disini karena kami khawatir jika ada warga kami yang sholat di masjid lain, daripada warga kami membawa resiko ke wilayah luar, lebih baik kami fasilitasi keinginan mereka untuk beribadah tapi dengan menerapkan protap kesehatan yang berlaku," ujar Ustadz Miftahul Ulum.
Ulum menambahkan bahwa ibadah ini urusan hati, ketika hal tersebut tidak bisa dilarang, maka jalan satu-satunya yaitu mewadahi keinginan mereka, asal tetap di lingkungan sendiri.
Masjid berkapasitas 1.400 orang saat kondisi normal, pada saat sholat ied hanya di ikuti sekitar 300 jamaah. (zul/tji)
Editor : Tudji Martudji
Harian Merah Putih