PERSIB Bangkitkan Energi Jelang Hadapi Bhayangkara FC
MERAHPUTIH I BANDUNG – Setelah melewati periode padat yang menguras fisik dan mental, PERSIB Bandung kembali menggelar latihan sebagai penanda dimulainya fase kebangkitan. Skuad Maung Bandung berlatih di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (17/12/2025), usai mendapat jatah libur dua hari pascapertandingan kontra Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Minggu (14/12/2025).
Sesi latihan ini menjadi momentum penting bagi PERSIB untuk menata ulang fokus dan memulihkan energi jelang laga lanjutan Super League 2025/26. Tim asuhan Bojan Hodak dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBLA, Minggu (21/12/2025), dalam pertandingan yang dinilai krusial untuk kembali ke jalur positif.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya kini sepenuhnya mengalihkan perhatian pada laga kandang tersebut. Kekalahan dari Malut United, menurutnya, tidak bisa dilepaskan dari faktor kelelahan akibat jadwal pertandingan yang terlalu rapat dalam kurun waktu singkat.
“Kalian bisa melihat sendiri pada pertandingan terakhir. Para pemain benar-benar kelelahan. Bayangkan, kami harus menjalani enam pertandingan hanya dalam waktu 23 hari,” ujar Hodak usai memimpin latihan.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, beban tim tidak hanya datang dari jadwal laga, tetapi juga perjalanan panjang yang harus ditempuh. Perjalanan menuju Ternate, yang dilakukan pada tengah malam, membuat tim kehilangan waktu istirahat yang sangat berharga.
“Penerbangan ke Ternate dilakukan tengah malam. Kami kehilangan satu malam, bahkan dua hari sebelum pertandingan hanya untuk perjalanan. Situasi seperti ini jelas sangat memengaruhi kondisi fisik pemain,” ungkapnya.
Menyadari kondisi tersebut, Hodak memilih pendekatan berbeda dalam mempersiapkan tim. Alih-alih langsung memforsir latihan intensitas tinggi, ia memberikan waktu pemulihan yang cukup agar para pemain kembali segar secara fisik maupun mental.
“Setelah kembali dari Ternate, saya memberikan libur dua hari. Hari ini mereka kembali berlatih dengan kondisi yang jauh lebih baik dan lebih segar,” jelas Hodak.
Menurutnya, perjalanan panjang dan jadwal padat yang dilalui PERSIB dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir telah menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, ia menilai waktu istirahat dan kesempatan berkumpul bersama keluarga menjadi bagian penting dari proses pemulihan tim.
“Kami banyak melakukan perjalanan dan itu sangat berat. Jadi saya beri mereka waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga setelah melewati pekan-pekan yang melelahkan,” tambahnya.
Kini, PERSIB mulai menatap laga kontra Bhayangkara FC dengan optimisme baru. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan yang ingin dimaksimalkan untuk mengamankan poin penuh sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim dan Bobotoh.
Dengan kondisi pemain yang perlahan pulih dan fokus yang kembali terjaga, Maung Bandung diharapkan mampu tampil lebih solid dan agresif. Laga di Stadion GBLA akhir pekan nanti pun dipandang sebagai ajang pembuktian bahwa PERSIB siap bangkit dan kembali bersaing di papan atas Super League 2025/26.(ban)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih