Rektor Untag Surabaya Raih Doktor Teknik Mesin, Dorong Inovasi Material Ramah Lingkungan

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., (kedua kiri) usai meraih gelar doktor bidang teknik mesin dari Program Doktor Ilmu Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (2/2/2026).
Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., (kedua kiri) usai meraih gelar doktor bidang teknik mesin dari Program Doktor Ilmu Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (2/2/2026).

MERAHPUTIH I SOLO – Komitmen perguruan tinggi dalam mendorong riset berkelanjutan kembali ditunjukkan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Rektornya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., resmi menyandang gelar doktor bidang teknik mesin usai menuntaskan studi Program Doktor Ilmu Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (2/2).

Capaian akademik tersebut bukan sekadar penambahan gelar, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. Melalui disertasi berjudul Studi Komprehensif Pengaruh Perlakuan Panas T6 Terhadap Stabilitas Dimensi dan Sifat Fisik-Mekanik Komposit Re-Melt Aluminium 6061 Berpenguat Abu Dasar Batu Bara, Harjo Seputro mengangkat isu strategis terkait pemanfaatan limbah industri sebagai material teknik bernilai tambah.

Penelitian ini menyoroti potensi abu dasar batu bara (bottom ash), limbah sisa pembakaran batu bara sebagai material penguat alternatif dalam komposit aluminium. Dalam konteks industri modern yang dihadapkan pada tuntutan efisiensi dan keberlanjutan, riset tersebut menjadi relevan sekaligus visioner.

Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah industri tidak hanya memungkinkan pengurangan dampak lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas material secara signifikan. Komposit aluminium hasil penelitian ini terbukti memiliki sifat mekanik yang lebih baik serta stabilitas dimensi yang terjaga.

“Penggunaan bottom ash sebesar 3 wtngan perlakuan aging pada suhu 200 derajat Celsius menghasilkan kombinasi optimal antara kekuatan mekanik, stabilitas ekspansi termal, serta distorsi dimensi yang minimal,” ujar Harjo Seputro dalam pemaparannya.

Menurutnya, temuan tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan material komposit aluminium yang lebih ringan, stabil, dan ramah lingkungan. Material semacam ini dinilai sangat potensial untuk diaplikasikan pada berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, otomotif, hingga rekayasa struktur.

Lebih jauh, riset doktoral ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pengembangan material teknik yang efisien dan aplikatif. Penguatan bidang Metal Matrix Composite (MMC) pun terus dikembangkan melalui keterlibatan mahasiswa dalam riset lanjutan, sehingga ekosistem penelitian di lingkungan kampus dapat tumbuh secara berkesinambungan.

Keberhasilan akademik Harjo Seputro mendapat dukungan penuh dari Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, jajaran pimpinan universitas, serta para dekan dari sembilan fakultas di Untag Surabaya. Dukungan tersebut tercermin dari kehadiran langsung dalam prosesi akademik yang digelar di Ruang Multimedia, Gedung Empat Lantai Dua, Fakultas Teknik UNS.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas akademik pimpinan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membangun mutu institusi.

“Capaian akademik ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Untag Surabaya dalam pengembangan pendidikan tinggi, mendukung kemajuan bangsa, serta mempercepat langkah menuju universitas berkelas dunia atau world class university,” ujarnya.

Menurut Subekti, kualitas sumber daya manusia, khususnya di level pimpinan, menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang kuat dan berdaya saing.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada Harjo Seputro atas gelar doktor yang diraih. “Semoga gelar dan ilmu yang diperoleh memberikan manfaat bagi nusa dan bangsa, berdampak luas bagi masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan Untag Surabaya,” katanya. (sol)

Editor : Redaksi