Empat Musim Bersama, PERSIB dan Robi Darwis Resmi Berpisah
MERAHPUTIH I BANDUNG – Kebersamaan panjang antara PERSIB Bandung dan Robi Darwis akhirnya mencapai penghujung jalan. Setelah empat musim berjalan bersama di level profesional, kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama dengan suasana yang penuh penghormatan dan apresiasi.
Perpisahan tersebut tidak terjadi karena konflik ataupun persoalan internal, melainkan sebagai bagian dari langkah karier yang dinilai terbaik bagi sang pemain. PERSIB memilih membuka jalan bagi Robi untuk mencari tantangan baru dan mendapatkan kesempatan yang lebih besar dalam mengembangkan potensinya sebagai pesepakbola profesional.
Keputusan itu sekaligus menandai berakhirnya perjalanan salah satu talenta binaan Akademi PERSIB yang berhasil menembus tim utama dan menjadi bagian dari periode emas klub dalam beberapa musim terakhir.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa klub selalu memberikan dukungan kepada setiap pemain yang ingin berkembang, termasuk para pemain muda hasil pembinaan internal.
Menurutnya, Robi merupakan salah satu contoh keberhasilan sistem pembinaan PERSIB yang mampu melahirkan pemain berkualitas dan siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
"Robi adalah salah satu pemain muda potensial hasil pembinaan PERSIB yang telah menunjukkan dedikasi dan perkembangan yang sangat baik selama bersama kami. Ketika ia memilih untuk mengambil tantangan baru, PERSIB menghormati keputusan tersebut dan berharap Robi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar sehingga dapat terus berkembang dan mencapai potensi terbaiknya," ujar Adhitia.
Perjalanan Robi bersama Maung Bandung dimulai menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2022/2023. Saat itu, pemain asal Cianjur tersebut mendapatkan promosi dari Akademi PERSIB ke tim senior.
Meski masih berusia sangat muda dan belum genap 19 tahun, Robi mampu mencuri perhatian tim pelatih. Kemampuannya bermain di beberapa posisi, terutama sebagai gelandang bertahan dan bek sayap, membuatnya mendapat kepercayaan tampil dalam 17 pertandingan pada musim debutnya.
Penampilan tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi pemain yang dikenal memiliki etos kerja tinggi dan disiplin dalam menjalani setiap sesi latihan.
Namun perjalanan karier seorang pemain muda tidak selalu berjalan mulus. Pada musim Liga 1 2023/2024, persaingan ketat di dalam skuad membuat kesempatan bermain Robi sedikit berkurang. Ia hanya tampil dalam tujuh pertandingan sebelum akhirnya dipinjamkan ke Dewa United pada putaran kedua kompetisi.
Meski singkat, masa peminjaman tersebut menjadi fase penting dalam pembentukan mental dan kematangan permainannya. Bermain di lingkungan berbeda memberikan pengalaman baru yang memperkaya kemampuan serta pemahaman taktiknya di lapangan.
Sekembalinya ke Bandung, Robi menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Ia kembali mendapatkan tempat dalam skuad dan menjadi bagian dari tim yang sukses menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Liga 1 musim 2024/2025.
Pada musim tersebut, Robi tampil dalam 17 pertandingan dan turut membantu PERSIB menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya mampu mengangkat trofi juara. Meski bukan pemain yang selalu menjadi pilihan utama, kontribusinya di berbagai laga dinilai cukup penting dalam menjaga kedalaman skuad.
Keberhasilan itu menjadi momen istimewa bagi Robi. Sebagai pemain yang lahir dari akademi, ia berhasil merasakan gelar juara bersama klub yang membesarkan namanya.
Kesuksesan PERSIB tidak berhenti di sana. Pada musim berikutnya, Super League 2025/2026, Robi kembali menjadi bagian dari skuad yang mempertahankan dominasi di kompetisi domestik.
Sepanjang musim tersebut, ia mencatatkan 15 penampilan dan ikut berkontribusi dalam perjalanan tim meraih gelar juara secara beruntun. Prestasi itu semakin mempertegas posisi Robi sebagai salah satu pemain muda yang tumbuh dalam era kejayaan PERSIB.
Tidak hanya di kompetisi nasional, pengalaman berharga juga dirasakan Robi di pentas Asia. Dalam dua musim terakhir, ia mendapat kesempatan tampil di AFC Champions League dan mencatatkan enam penampilan.
Kesempatan bermain di kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia menjadi pengalaman penting yang tidak semua pemain muda bisa rasakan. Laga-laga internasional tersebut memperkaya jam terbang sekaligus meningkatkan kualitas permainan Robi saat menghadapi lawan dengan level yang lebih tinggi.
Selama empat musim membela PERSIB, Robi memang tidak selalu menjadi sorotan utama. Namun perannya sebagai pemain muda yang siap bekerja keras kapan pun dibutuhkan membuatnya mendapat tempat tersendiri di hati bobotoh.
Dari seorang pemain akademi hingga menjadi bagian dari skuad juara, perjalanan Robi mencerminkan proses pembinaan yang berjalan baik di tubuh PERSIB. Ia tumbuh bersama klub, belajar dari para pemain senior, dan perlahan membangun identitas sebagai pesepakbola profesional.
Manajemen PERSIB pun memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi yang telah diberikan selama mengenakan seragam biru kebanggaan Bandung.
"Atas segala kontribusi, dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan yang telah diberikan selama empat musim terakhir, PERSIB menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Robi Darwis. Kami mendoakan agar ia senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan mampu meraih prestasi terbaik dalam perjalanan karier berikutnya. Hatur nuhun, Robi Darwis. Sampai bertemu kembali di kesempatan yang lebih baik," kata Adhitia.
Perpisahan ini sekaligus menjadi awal lembaran baru bagi Robi Darwis. Di usia yang masih muda, peluang untuk terus berkembang masih terbuka sangat lebar. Dengan bekal pengalaman juara Liga 1 dan tampil di kompetisi Asia, Robi memiliki modal berharga untuk melanjutkan kariernya di level yang lebih tinggi.
Sementara bagi PERSIB, kepergian Robi menjadi bagian dari dinamika sepak bola profesional yang tak terhindarkan. Klub tetap membuka ruang bagi para pemain muda untuk berkembang, sekaligus melanjutkan regenerasi demi menjaga prestasi di masa mendatang.
Kini, jalan Robi dan PERSIB memang berpisah. Namun jejak yang ditinggalkannya akan tetap menjadi bagian dari cerita sukses seorang pemain akademi yang berhasil menembus tim utama dan ikut mengantarkan Maung Bandung meraih masa kejayaan. Sebuah perjalanan yang layak dikenang, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda PERSIB berikutnya.(ban)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih