Ada Ancaman Demo, Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Dijaga Polisi-TNI

Suasana Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (15/6), sudah lengang ditinggal petugas.
Suasana Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (15/6), sudah lengang ditinggal petugas.

MERAH PUTIH | Surabaya –  Ancaman unjuk rasa di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kecamatan Tambaksari, Surabaya yang sempat beredar, ternyata tak terbukti. Pantauan Merah Putih di lokasi, Senin pagi (15/6) hingga sore pukul 15.00 tidak ada aktivitas massa di depan asrama.

Meski begitu, Polrestabes Surabaya menerjunkan anggotanya di lapangan guna mengantisipasi terjadinya demo. Ini mengingatkan kejadian sebelumnya seperti insiden 16-17 Agustus 2019 lalu. Pagi tadi terlihat hanya ada anggota dari aparat kepolisian dan Koramil Tambaksari.

Sedang jumlah personil yang diturunkan dua Satuan Setingkat Peleton (SST) polisi dan dua SST TNI Angkatan Darat. Sejumlah polisi berpakaian preman juga diterjunkan.

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya Kompol Fathoni didampingi Wakapolsek Tambaksari AKP Sukar juga berada di lokasi. Namun, ketika dimintai tanggapannya kedua perwira ini meminta wartawan agar konfirmasi langsung ke Polrestabes. "Tidak ada demo atau unjuk rasa. Sampean langsung hubungi Polrestabes saja mas," ujar Fathoni.

Namun Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Akhyar saat dihubungi sedang tidak dinas karena sakit. Dikomfirmasi terpisah, Kapemdam V Brawijaya Kolonel Imam juga tidak ada di kantornya. (tri)

Editor : Ali Mahfud