Cabub Suharsono dapat Dukungan Forum Laskar PPP Bantul
MERAHPUTIH I YOGYAKARTA - Tak hanya koalisi Partai Gerindra, Nasdem, Golkar dan PKS yang hampir 99 persen akan mengusung bacalon bupati dan bacalon wakil bupati Bantul, Suharsono-Totok Sudarto, namun kini amunisi semakin bertambah dengan adanya dukungan dari 34 laskar yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Laskar PPP Bantul.
Dukungan resmi dari Forum Laskar PPP Bantul kepada Suharsono-Totok Sudarto setelah ratusan perwakilan masa dari 34 laskar menggelar deklarasi dukungan kepada Suharsono-Totok Sudarto di kediawan Suharsono di Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Minggu, (28/6).
Komandan Forum Laskar PPP Bantul, Sadam Prasetyo mengatakan dukungan kepada Suharsono-Totok Sudarto dalam pilkada Bantul, 9 Desember 2020 yang akan datang tak lepas dari arahan sesepuh PPP, Bapak Sukri Fadoli dan pengurus DPW PPP DIY agar memadahi semua laskar-laskar PPP di Bantul untuk dijadikan satu menjadi Forum Laskas PPP Bantul untuk mendukung pasangan bacalon bupati dan bacalon wakil bupati Bantul, Suharsono-Totok Sudarto.
"Dalam bahasa internal kita, pada pasangan lainnya yang nantinya menjadi lawan Suharsono-Totok Sudarto ada kubu merah (PDIP) maka tidak mungkin laskar PPP bergabung dan kita ingin membangkitkan suara kita dan mendukung Pak Harsono-Totok (Noto)," kata Sadam disela-sela acara deklarasi dukungan Forum Laskar PPP Bantul kepada Suharsono-Totok Sudarto.
Sadam mengatakan meski DPC PPP Bantul belum secara resmi menyatakan dukungan terhadap Suharsono-Totok Sudarto tidak mengganggu hubungan antara laskar dengan DPC PPP Bantul.
Bahkan dalam waktu dekat Forum Laskar PPP Bantul akan bersilaturahmi kepada pengurus DPC PPP Bantul untuk mengajak turut mendukung Suharsono-Totok Sudarto.
"Setelah deklarasi ini, kita akan sowan ke pengurus DPC PPP Bantul dan akan mengajak pengurus untuk bersama-sama mendukung Pak Harsono dan Pak Totok," ungkapnya.
Sementara bakal calon bupati Bantul sekaligus Bupati Bantul Petahana, Suharsono mengatakan dalam periode pertama selama dirinya menjabat wajah kota Bantul sudah terlihat seperti kota dan pembangunan wajah Bantul ini terwujud pada tahun ke dua memerintah di Bantul.
Namun demikian masih ada pekerjaan rumah yang belum saya selesaikan dan akan diselesaikan pada periode kedua jika rakyat kembali memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin.
"Masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang belum bisa saya selesaikan pada periode pertama sehingga saya ingin menyelesaikan pada periode kedua mendatang," katanya.
Dengan dukungan dari Forum Laskar PPP Bantul, kata pensiunan perwira menengah Polda Banten sangat optimis akan bisa memenangkan pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.
Apalagi koalisi partai yang mengusung dirinya bersama Totok Sudarto merupakan koalisi besar yang diharapkan bisa memuluskan jalan untuk menjadi bupati Bantul kembali.
"Saya bekerja hanya untuk mensejahterakan rakyat, saya tidak mikir lagi harta karena anak saya semuanya sudah bekerja dan semuanya sudah berkeluarga jadi beban untuk memikirkan keluarga lebih ringan dan bisa berkonsentrasi mensejahterakan rakyat Bantul. Apalagi saya ini orang Bantul asli. Bapak saya tinggal di dekat Manding, orang tua istri saya dulu tinggal di Kretek," terangnya. (hdw/tji)
Editor : Tudji Martudji
Harian Merah Putih