Cegah Penyebaran Covid-19, Tiga Ruas Jalan di Surabaya Ditutup

Suasana Jalan Tunjungan pada malam hari, beberapa waktu lalu. | HMP/JEMMI
Suasana Jalan Tunjungan pada malam hari, beberapa waktu lalu. | HMP/JEMMI

MERAH PUTIH | Surabaya - Banyaknya masyarakat yang berkerumun di jalananan Kota Surabaya saat pandemi Covid, mendapat perhatian khusus dari pemangku kebijakan. Meski pasien positif corona di Kota Surabaya masih tinggi, hal itu tak membuat warga mematuhi protokol kesehatan.

Terlebih, banyaknya pesepeda yang beberapa waktu ini memadati jalanan Kota Surabaya dan kota-kota lainnya. Dari pantauan di lapangan, sejumlah pesepeda berhenti di Jalanan Kota Surabaya seperti Jalan Tunjungan, Jalan Darmo, Jalan Pandegiling dan taman-taman kota.

Hal tersebut membuat polisi dan pemerinah daerah mengambil tindakan dengan menutup Jalan Tunjungan, Jalan Darmo dan Jalan Pandegiling mulai tanggal 3 Juli sampai 9 Juli. Jalan tersebut, akan ditutup mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

“Iya benar Mas, ini perintah langsung dari Polda Jawa Timur,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, Kamis (02/7).

Menurut Teddy, penerapan physical distancing tersebut diterapkan karena banyak masyarakat yang berkerumun dijalanan meski pandemi Covid-19 belum selesai. Terlebih, banyak pesepeda khususnya kalangan remaja yang tak menggunakan makser saat bersepeda.

“Ini kan masih belum selesai pandeminya, jadi kita himbau agar tak berkerumun. Apalagi, waktu kemarin banyak pesepeda yang tak menggunakan masker,” tutup Teddy. (jem/rga)

Editor : Rangga Putra