Kapolda Jatim Apresiasi 200 Personil Brimob BKO Polda Papua

Kapolda Jatim ketika menyambut kedatangan 200 personil Satbrimob Polda Jatim yang telah melaksanakan tugas BKO di Polda Papua, Rabu (8/7/2020).
Kapolda Jatim ketika menyambut kedatangan 200 personil Satbrimob Polda Jatim yang telah melaksanakan tugas BKO di Polda Papua, Rabu (8/7/2020).

MERAHPUTIH | SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran memimpin apel penyambutan 200 personil Brimob Polda Jatim yang baru saja selesai menjalankan tugas BKO ke Polda Papua, Rabu (8/7/2020).

Dalam sambutanya, Kapolda Jatim menyampaikan selamat kepada seluruh personil Satbrimob Polda Jatim yang telah menyelesaikan tugas BKO ke Polda Papaua dalam rangka mengamankan Polsek rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya.

"Saya ucapkan selamat kepada 200 personil Satbrimob Polda Jatim yang telah menyelesaikan tugas BKO ke Polda Papua dalam rangka membantu pengamanan Polsek yang rawan gangguan KKB di wilayah Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya, dan telah kembali ke Polda Jatim dalam keadaan sehat walafiat," kata Kapolda Jatim.

Dijelaskan Kapolda Jatim, Satbrimob memang memiliki tugas untuk menangani gangguan Kamtibmas intensitas tinggi, serta memelihara keamanan dan ketertiban dan memberikan perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat.

"Satbrimob memiliki tugas pokok untuk menangani gangguan Kamtibmas intensitas tinggi dalam menjalankan tugasnya dengan moto sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil. Dan itu harus tertanam di setiap sanubari anggota Brimob. Anggota Brimob harus selalu waspada dan siap sedia mengorbankan jiwa dan raga serta sanggup menghadapi setiap kemungkinan dalam memelihara keamanan ketertiban dan penegakan hukum serta memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kapolda.

Dijelaskan Kapolda Jatim, dalam penugasan BKO ke Polda Papua, Satbrimob Polda Jatim yang dipimpin oleh Danyongas Kompol Kuswara telah berhasil mengamankan DPO ouywey yang telah melakukan beberapa penembakan, perampasan senjata, dan penyerangan di Polsek Kirine pada tahun 2012 yang telah mengakibatkan korban jiwa baik masyarakat sipil maupun anggota.

"Dalam penugasan BKO, Satbrimob Polda Jatim telah berhasil mengamankan DPO Oewey pada 31 Mei 2020, di Distrik Pagalele, Kabupaten Puncak Jaya. Oeywey ini merupakan DPO yang paling dicari sejak 2012, karena telah melakukan penyerangan dan perampasan senjata di Polsek Kirine yang mengakibatkan jatuhnya korban baik dari masyarakat maupun anggota," terang Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim berharap, pengalaman selama bertugas BKO di Polda Papua dapat dijadikan motivasi dan pengalaman berharga sebagai pedoman tugas kedepan agar lebih baik lagi.

"Jadikan pengalaman bertugas di Papua sebagai motivasi untuk bertugas lebih baik lagi," ujar Kapolda Jatim. (her)

Editor : Agiyo monseh F