Kasus COVID-19 masih Tinggi, Perlu Razia Patuh Masker Berskala Besar
MERAH PUTIH | Surabaya - Upaya penanggulangan COVID-19 di Kota Surabaya dinilai masih kurang. Oleh sebab itu, Komisi B DPRD Surabaya mendorong Pemkot supaya melaksanakan razia patuh masker besar-besaran secara kontinyu.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno menugnkapkan, Pemkot mesti memantau kawasan-kawasan publik secara berkala, baik siang maupun malam demi menegakkan protokol kesehatan.
"Bahkan, kalau perlu patroli dilakukan dengan keluar masuk kampung. Hal ini demi memastikan warga patuh terhadap protokol kesehatan," tutur Anas Karno, Jumat (10/7).
Pasalnya, sambung Anas Karno, demi memutus rantai penyebaran COVID-19, pangkalnya ada di hulu yaitu dengan patuh protokol kesehatan. Lantaran itu, warga harus terus diberitahu mengenai bahaya COVID-19, belum adanya penangkal, cara penularan via droplet dan lain sebagainya. Terlebih, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, COVID-19 bisa menyebar via udara.
Anas menambahkan, razia patuh masker besar-besaran oleh Pemkot Surabaya harus melibatkan jajaran Satpol PP, linmas, TNI/Polri, serta perangkat kerja kelurahan dan kecamatan. Targetnya, tempat-tempat pusat ekonomi seperti pasar, pertokoan, rumah makan, restoran, kafe, dan warung-warung kopi.
"Selama ini, keluhan banyak dialamatkan pada unit-unit ekonomi, tempat terjadi warga cangkruk dan tidak pakai masker," ujarnya. (tri/rga)
Editor : Rangga Putra
Harian Merah Putih