Jalan Desa Waigai Belum Diaspal, Warga Menuntut
MERAHPUTIH| KEPULAUAN SULA - Sejak Indonesia Merdeka, Masyarakat Desa Waigi Kecamatan Sulabesi Slatan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) mendambakan pembangunan jalan aspal.
Lebih kurang sepanjang 15 kilometer ruas jalan dari Desa Fuata sampai ke Desa Waigai dan Desa Wailia kondisinya masih belum diaspal "Kondisi Jalan dari sangat memprihatinkan, penuh lumpur saat musim hujan. warga berharap, perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pengaspalan," kata salah seorang warga.
Pejabat Kepala Desa Waigai, Haruna Leko saat di wawancarai di kediamannya, kemarin, mengatakan, jalan yang rusak di desanya merupakan satu-satunya akses jalan keluar masuk desa serta berdampak kepada perekonomian masyarakat.
“Kalau jalan rusak, warga kami kesulitan memasarkan komoditi perkebunannya dan bahkan kami juga sangat sulit untuk bisa keluar dari desa, karena jalan penuh dengan lumpur,” kata Haruna.
Oleh karena itu dirinya berharap perhatian pemerintah daerah untuk dilakukan pengaspalan pada badan jalan tersebut, "ucap Haruna.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Sula, Nursaleh Bainuru saat dikonfirmasi, melalui via telepon salulur, mengatakan bahwa, apa yang menjadi tuntutan masyarakat mengenai perbaikan jalan itu, Insyaallah akan dianggarkan di tahun 2021, "Karena ini tanggung jawab kita semua atas apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Nursaleh. (cho)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih