Meski Ditutup, Bule Nekat Panjat Pagar Pantai Kuta
MERAHPUTIH |BALI - Meski sudah ada imbauan Pantai Kuta ditutup untuk mencegah penyebaran virus Corona, masih ada wisatawan membandel dan tetap nekat masuk ke kawasan Pantai Kuta, Badung.
Kondisi ini membuat petugas Desa Adat Kuta harus setiap saat melakukan patroli guna meminta para wisatawan untuk segera pergi dari pantai.
"Setiap hari ada, makanya kita terus melakukan patroli. Kalau menemukan wisatawan di pantai, langsung kita minta pergi," kata Made Oka Andyana, Ketua Satgas Regu 4 Desa Adat Kuta, Rabu (8/4) di Pantai Kuta, Badung.
Yang membuat petugas jengkel kata Adnyana, para wisatawan khususnya wisatawan asing memanjat pagar tembok agar bisa masuk ke pantai. Ini dikarenakan seluruh akses masuk pantai ditutup menggunakan kayu.
"Bule yang bandel, manjat tembok karena pintu masuk pantai mulai dari selatan hingga utara dekat wilayah Legian ditutup menggunakan kayu, bambu dan lainnya," jelasnya.
Namun dikatakan, bule yang nekat masuk ke pantai lebih banyak siang hari karena saat malam situasi di wilayah Kuta sangat sepi.
"Kita tegur baik-baik, mereka mengerti kok kalau dikasih tahu dan langsung mereka pulang," jelasnya.
Sebelumnya, guna mencegah penyebaran virus Corona, tempat-tempat wisata di kawasan Kuta termasuk Pantai Kuta ditutup untuk umum. (ide)
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih