Kapolda Lampung Jamin Dakwah Syek Ali Jaber hingga Selesai
MERAHPUTIH| LAMPUNG- Pendakwah Syekh Ali Jaber mendapat jaminan dari Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi untuk melanjutkan aktifitasnya di provinsi tersebut. Sebelumnya, ulama asal Madinah ini ditusuk ketika berdakwah di atas panggung, Minggu (13/9) sore. Pelaku dengan mudah diringkus jamaah yang hadir.
"Hal-hal terkait kegiatan Syekh Ali Jaber di Lampung tetap berlangsung sebab pemerintah
menjamin kebebasan berdakwah asalkan sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata Kapolda Purwadi Arianto, di Mapolresta Bandarlampung, Minggu (13/9) malam.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun akan memfasilitasi keamanan Syekh Ali Jaber saat
melakukan dakwah.
"Kegiatan yang bersangkutan di Lampung tetap berjalan hingga selesai di sini, tidak ada
penghentian acara karena kondisi fisiknya juga masih sehat dan kami akan
memfasilitasinya," tegasnya.
Bahkan, lanjut dia, pascaperistiwa penikaman tersebut, Syekh Ali Jaber langsung
melanjutkan program dakwahnya di tempat lain di Kota Bandarlampung.
Kapolda pun menegaskan bahwa pascakejadian penyerangan tersebut, pihaknya akan lebih
memperketat penjagaan baik itu acara yang tertutup maupun terbuka guna menghindari
kejadian yang tidak diinginkan seperti ini terulang kembali.
"Di tempat kejadian perkara pun sebenarnya sudah ada aparat yang berjaga, namun memang
pada acara tersebut pelaku secara tiba-tiba menyerang korban," kata dia.
Dia menyebutkan bahwa pelaku penikaman Syekh Ali Jaber merupakan seorang laki-laki berusia 24 tahun yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Kota Bandarlampung.
"Jarak antara rumah pelaku dan TKP itu sekitar 300 meter dan menurut pengakuan AA yang
bersangkutan membawa pisau dari rumah," kata dia.
Atas kejadian tersebut, Kapolda Lampung itu mengatakan bahwa Syekh Ali Jaber mengalami
luka tikam sedalam 4 CM dan telah dilakukan pengamanan serta pengobatan.
Diberitakan.sebelumnya Syekh Ali Jaber ditikam oleh orang tidak dikenal pada Minggu sore
sekitar pukul 17.20 saat menghadiri program satu juta hafidz di Lampung di Masjid
Falahuddin di Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB) Kota Bandarlampung. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih