Rombongan TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki OTK
MERAHPUTIH|PAPUA-Dua orang dari rombongan tim gabungan pencari fakta (TGPF) mengalami luka-luka karena ditembaki orang tak dikenal (OTK) di kawasan Hipadipa. Rombongan yang dipimpin Benny Mamoto baru saja melakukan penyelidikan kasus penembakan di Intan Jaya.
Bambang Purwoko termasuk satu dari dua orang korban penembakan. Purwoko yang berprofesi sebagai dosen Universitas Gadjah Mada itu luka tembak di bagian kaki, sedangkan Sersan Satu Faisal Akbar, anggota Satuan Tugas Hipadipa tertembak di bagian pinggang.
"Keduanya dalam kondisi sadar dan saat ini masih berada di Puskesmas Sugapa," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI, Kolonel CZI IGN Suriastawa, kepada ANTARA, Jumat, melalui telepon selularnya.
Dari laporan yang diterima, kata dia, rombongan TGPF dihadang dan ditembaki kelompok bersenjata sekembalinya dari Hipadipa, yang merupakan TKP kasus penembakan yang terjadi pada September lalu.
"Saat ini sebagian rombongan TGPF sudah berada di rumah dinas wakil bupati Intan Jaya di Sugapa," kata Suriastawa.
TGPF yang dibentuk pemerintah saat ini terbagi dua tim yakni tim yang dipimpin Mamoto ke Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya dan tim lainnya yang dipimpin wakil ketua, Sugeng Purnomo, ke Jayapura.(red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih