Dexa Medica Sumbang Obat Covid-19

Bapak V.Hery memberikan donasi yang diterima Gugus Tugas Covid-19. Foto: doc. dexa
Bapak V.Hery memberikan donasi yang diterima Gugus Tugas Covid-19. Foto: doc. dexa

Jumlah pasien Covid-19 yang kian hari terus bertambah secara keseluruhan membuat pemerintah dan tenaga medis kalang kabut. Terutama pasokan obat-obatan yang terus mengalami peningkatan di seluruh Indonesia.
Merasa ikut prihatin dengan kondisi tersebut, Dexa Medica memberikan bantuan obat-obatan, di antaranya Hydroxychloroquine, Azithromycin dan Chloroquine kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Bantuan ini ditujukan pada RS Rujukan, dan RS Pemerintah untuk kebutuhan pengobatan pasien COVID-19 di Indonesia. Bukan hanya obat, Dexa juga
menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), suplemen, vitamin bagi para dokter dan tenaga medis.


Laporan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat jumlah pasien terinfeksi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4, 241.
Atas kondisi yang makin memprihatinkan ini, masing-masing pihak berbuat sesuatu dan mengambil bagian sesuai dengan keahlian dibidangnya.

Kepala Gugus Tugas BNPB Bapak Doni Monardo menerima secara langsung  Surat Pemberian Bantuan dari PT Dexa Medica, yang diserahkan oleh Commercial Director PT Dexa Medica Bapak V. Hery Sutanto dan Sales Director OGB-Zeta PT Dexa Medica Bapak Tarcisius Randy di Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, BNPB di Jakarta, pada Selasa 7
April 2020.  Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Kepala Badan POM RI Dr. Ir. Penny
Kusumastuti Lukito MCP, beserta jajarannya, untuk menyerahkan sejumlah bantuan dari para pelaku usaha lainnya. Donasi yang diberikan ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, untuk itu, sebagai integritas perusahaan Dharma Dexa, PT.Dexa Medica
menyalurkan bantuan tersebut kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BNPB.
"Saya mewakili Dexa Medica yang turut prihatin atas situasi yang dialami
negara kita. Untuk itu, Dexa Medicajuga terus mendukung pemerintah, apa yang bisa kita bantu sesuai dengan keahlian dan kemampuan kami sesuai dengan filosofi kami Expertise for the Promotion of Health, bersama dengan Badan POM," kata Bapak V. Hery.

Pemerintah telah mendorong Dexa Medica sebagai perusahaan farmasi, untuk segera memproduksi obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19.
Karena itu, di tengah sulitnya bahan baku Hydroxychloroquine, atas dukungan dari pemerintah yakni Badan POM, Kementerian Kesehatan,
Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Perindustrian, akhirnya bahan baku Hydroxychloroquine dapat didatangkan ke Indonesia dan diproduksi
oleh PT Dexa Medica.
"Obat-obatan ini khususnya Hydrochloroquin dan Chloroquin sangat ditunggu-tunggu oleh para dokter dan pasien Covid-19, bahan bakunya sangat sulit didapat, karena seluruh dunia juga berebut untuk mendapatkan bahan baku obat ini. Kita bersyukur ditengah kelangkaan
obat-obatan ini, Dexa Medica bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat Indonesia, terima kasih untuk upaya keras, dan perjuangan seluruh Dexan yang terlibat sejak awal untuk menghadirkan produk ini di Indonesia," jelas Bapak V. Hery. (liputan6/ayn)

 

Editor : Ayun Rahmawati