Sekda Pultab Dinilai Fraksi Pembaharuan Gagal Fokus
MERAHPUTIH| TALIABU - Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Provinsi Maluku Utara (Malut) Salim Ganiru dinilai gagal fokus dengan persetujuan anggaran penanganan Covid-19. Pernyataan ini disampaikan juru bicara Fraksi Pembaharuan Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD), Amrin Yusril Angkasa.
Mengapa demikian? Sebab, setelah melakukan rapat persiapan anggaran penanganan Covid-19, yang disepakati sebesar Rp 35 miliar, Salim Ganiru mengatakan tak perlu melibatkan DPRD dalam rapat tersebut.
“Pembahasaan pergeseran anggaran untuk Covid-19, tidak perlu kita hadirkan DPRD, kebijakan ini cukup dengan peraturan Kepala Daerah saja, makanya tidak penting juga hadirkan DPRD dalam rapat persiapan anggaran,” terang Salim Ganiru.
Terkait dengan statement Sekda Salim Ganiru, juru bicara FP, Amrin Yusril Angkasa mengatakan, Sekda jangan hanya setengah saja membaca regulasinya. “Seharusnya Sekda juga membaca Permenkeu dan Permendagri No: 20 Tahun 2020,” paparnya.
Kata Amrin, di Permendagri hanya menjelaskan percepatan anggaran untuk memerangi dampak ekonomi karena pandemi Covid-19, tapi, “Tidak dijelaskan tidak perlu persetujuan DPRD terkait pengalihan anggaran untuk Covid-19,” terang Amrin kepada harianmerahputih.id, Rabu (15/4).
“Sehingga sekali lagi saya mau sampaikan kepada Sekda Salim Ganiru, hal tersebut jangan diulangi lagi. Pak Sekda tolong jangan ulang lagi pernyataan yang nantinya bikin gagal fokus,” pungkas Amrin. (cho/ono)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih