Tim PON NTT Rencananya Diperkuat Pemain Liga 1 dan 2

Pelatih Kepala Tim sepak bola NTT untuk PON XX Papua RIcky Nelson sedang memberikan instruksi kepada para pemain yang memgikuti seleksi di Kabupaten TImor Tengah Selatan (TTS). ANTARA/HO/Asprov PSSI NTT
Pelatih Kepala Tim sepak bola NTT untuk PON XX Papua RIcky Nelson sedang memberikan instruksi kepada para pemain yang memgikuti seleksi di Kabupaten TImor Tengah Selatan (TTS). ANTARA/HO/Asprov PSSI NTT

MERAHPUTIH|NTT-Tim PON Nusa Tenggara Timur (NTT) rencananya diperkuat pemain prpfesional Liga 1 dan 2. Hal ini dikatakan tim pelatih NTT yang saat ini memantau tiga pemain profesional yang kini bermain di Liga 1 dan Liga I2 Indonesia untuk masuk dalam skuat yang dipersiapkan untuk turun di PON XX Papua pada Oktober 2021.

"Kami masih mendata pemain profesional yang bermain di Liga 1 dan Liga 2, setelah itu akan kami pilih masuk skuat sesuai dengan kebutuhan," kata kepala pelatih tim sepak bola NTT Ricky Nelson seperti dilansir ANTARA di Kupang, Kamis.

Apa yang dilakukan tim NTT ini berkaitan dengan regulasi dari PB PON yang mengijinkan tiga pemain profesional untuk memperkuat tim sepak bola dari berbagai daerah yang turun pada kejuaraan empat tahunan ini.

Ricky mengaku saat ini banyak pemain dari NTT yang main di sejumlah klub profesional di Indonesia, sehingga pihaknya membutuhkan waktu untuk melakukan pendataan.

"Ada banyak sih, tapi perlu data dan butuh proses administrasi lagi, karena banyak pemain NTT yang tidak tinggal di NTT," kata dia menambahkan.

Lebih lanjut Ricky menambahkan jika saat ini sudah ada tujuh nama yang dikantongi, tetapi mantan pelatih Borneo FC itu tidak ingin menyebutkan tujuh nama tersebut karena memang masih rahasia.

Apalagi, lanjut dia, dirinya juga belum bisa memastikan bahwa tujuh nama itu sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ditetapkan oleh PB PON sendiri.

Ricky juga mengaku cukup puas dengan hasil seleksi yang sudah dilakukan selama dua pekan di tiga kabupaten di provinsi NTT yakni di Kabupaten Ende, Kabupaten Flores Timur dan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Namun, ia mengaku masih banyak yang lini yang harus dibenahi. Oleh karena itu dalam training camp (TC), pemain yang lolos seleksi dan tidak mengalami peningkatan maka akan ada pemain baru sebagai pengganti.

Saat ini pemain yang lolos seleksi sudah mencapai 26 orang dan selanjutnya akan menjalani TC di tahun depan. Untuk kepastian TC, tim pelatih masih menunggu keputusan dari Asprov PSSI NTT, KONI serta dengan melihat kondisi COVID-19.(red)

 

Editor : Eko Yudiono