Rumah Perawat Hastuti RS Siloam Sepi, Hanya Ada Karangan Bunga

 Rumah almarhumah Perumahan Puri Citra Rungkut Gunung Anyar Surabaya. ( foto : gun/hmp)
Rumah almarhumah Perumahan Puri Citra Rungkut Gunung Anyar Surabaya. ( foto : gun/hmp)

MERAHPUTIH|SURABAYA - Keadaan rumah almarhumah Duti Manager Perawat RS Siloam Hospital Surabaya, Hastuti Yulistiorini yang meninggal pada Kamis (16/4) kemarin akibat positif virus corona atau Covid-19 terlihat sepi.

Dari hasil pengamatan harianmerahputih.id di rumah almarhumah Perumahan Puri Citra Rungkut Gunung Anyar Surabaya, hanya ada ucapan beberapa karangan bunga yang terletak di depan rumah, salah satunya dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan dari beberapa instansi.

Berdasarkan informasi yang didapat harianmerahputih.id dari pihak security perumahan mengatakan, keluarga almarhumah Hastuti Yulistiorini ini sudah tidak berada dirumah sejak meninggalnya ibu Hastuti.

"Tadi suaminya dan anaknya dua, sekitar jam sembilan pagi bilang mau ke rumah sakit mas, tapi saya nggak tau ada apa," ujar salah satu security perumahan saat ditemui wartawan harianmerahputih.id, Jumat (17/4).

Ia mengatakan, sebelumnya sempat bertanya kepada suami almarhumah Hastuti tentang keberadaan istrinya. Sebab, sejak dua minggu terakhir sudah tidak pernah terlihat pulang ke rumahnya.

"Saya waktu itu, sekitar dua minggu terakhir ini lah pernah tanya sama suaminya (Alm Hastuti), ibu Hastuti kok jarang terlihat ya pak, suaminya bilang ada penugasan di rumah sakit," imbuhnya.

Diketahui, memang saat ini RS Siloam Hospital Surabaya sudah menjadi RS rujukan yang ditunjuk oleh pemerintah dalam usaha usaha menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia. (gun)

Editor : Lasiono