Pemprov Jatim Terima Bantuan Ribuan Rapid Antigen Dari IKA ITB '80
MERAH PUTIH I SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerima bantuan sebanyak 10ribu alat rapid tes Antigen dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mempercepat testing Covid-19.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, secara langsung menerima bantuan tersebut, di teras Gedung Negara Grahadi. Dan diserahkan oleh Prof. Jony Hermana selaku Penasehat Ikatan Alumni ITB.
Khofifah mengatakan, kebutuhan untuk testing berupa rapid tes Antigen masih terus harus disupport. Bahkan, sebelumnya Pemprov Jatim juga menerima bantuan rapid tes Antigen sebanyak 99 ribu dari BNPB.
“99 ribu kita bilang banyak, ya banyak. Tapi kita bilang kurang, ya sangat kurang. Artinya support dari alumni ITB angkatan 80, sesungguhnya sangat bermanfaat,” kata Khofifah, Selasa (16/2/2021).
Diharapkannya, bantuan ini akan mendorong percepatan proses testing yang ada di masyarakat. Namun, Khofifah meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan masyarakat, dan berseiring dengan proses 3T.
“Tapi tetepan butuh tracing, butuh treatment, dan butuh testing. Nah, testingnya ini, kita butuh rapid tes Antigen ini,” tambahnya.
Sementara itu, Prof. Jony Hermana mengatakan, bantuan rapid tes Antigen ini merupakan hasil karya anak bangsa, dengan jumlah sebanyak 10 ribu kit.
“Untuk membantu, paling tidak untuk melakukan tes swab Antigen ini. Yang sudah dilakukan adalah di Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, kemudian Jawa Barat,” katanya.
Ia berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa mendukung Pemprov Jatim dalam upaya testing, denfan biaya lebih murah.
Puluhan ribu rapid tes Antigen ini, tidak hanya bantuan dari Ikatan Alumni ITB angkaran 80, tetapi juga dari perusahaan penyedia alat kesehatan, Indec Diagnostic. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih