Ketua MPH GPM: Pemekaran Jemaat Masih Diperlukan
MERAHPUTIH| MALUKU-Ketua MPH GPM terpilih Pdt Elifas T Maspaitella, mengatakan bahwa semua pendeta baru akan segera dialokasikan penempatannya. Hal tersebut ditegaskan saat jumpa pers di sela - sela pemilihan Anggota MPH Sinode GPM di hotel Multiara kamis (18/2).
"Dengan permasalahan - permasalahan yang modern saat ini, kita pasti akan mengkaji, mengevaluasi dan mengubahnya, agar bisa menjawab kebutuhan - kebutuhan gereja dengan fase yang baru," beber Elifas.
"Untuk Peñdeta - pendeta baru, di akhir tahun lalu, sampai dengan awal tahun ini, diantara mereka ada yang sudah ditempatkan, tapi ada banyak juga kebutuhan personil pegawai organik GPM, dijemaat - jemaat, sebab kita punya starategi yang lama sekali dipakai, sejak 2006 yaitu, selain jemaat - jemaat yang kosong harus ditempatkan disitu, tapi juga ada jumlah jemaatnya yang semakin bertambah, kita juga akan menambah pendeta disitu," tambahnya.
Pdt Elifas mengatakan dengan pendekatan 501 dengan komposisi apabila jemaat berjumlah 500 jiwa maka akan ada 1 pendeta, begitu juga ketika populasi jemaat bertambah dan berjumlah 1000 jiwa maka akan ada pula penambahan pendeta.
" Terkait dengan wilayah perkotaan, dengan bertambah pula populasi kebutuhan akan pendeta itu tetap ada, cuma, mengatur penempatan semua itu tidak semudah mengatur, ya katakanlah tentara atau pegewai negeri sipil, karena sirkulasinya akan panjang dan memang membutuhkan waktu," jelasnya.
Elifas berharap, pendeta yang baru selesai ditahbiskan untuk menunggu, kemudian pihaknya akan mengatur alokasinya. "Yang pasti bahwa dalam tahun ini semua pendeta yang baru ditahbiskan pasti akan dialokasika untuk mengemban tugasnya," tutup ketua MPH Sinode terpilih ini.(boy)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih