Sambut Ramadhan, Pemkab Bantul Bagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Bupati Bantul, Suharsono (Foto: hdw)‎
Bupati Bantul, Suharsono (Foto: hdw)‎

MERAHPUTIH | YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bantul Yogyakarta akan segera menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bupati Bantul Suharsono mengatakan penyaluran sembako dimulai tanggal 23 April 2020 atau bersamaan dengan hari pertama puasa.

"Besuk Senin (20/4) dan Selasa (21/4) sembako sudah datang dan untuk sementara ditampung di rumah Dinas Sekda yang kosong. Kemudian dipacking dalam kantong selanjutnya dibagikan kepada warga," kata Suharsono disela penyemprotan disinfektan di Dusun Kadirojo, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (19/4).

Pensiunan perwira menengah Polda Banten ini mengaku tidak mengetahui secara detail jumlah warga yang nantinya akan mendapatkan bantuan sembako namun demikian dipastikan warga yang terdampak COVID-19 dan bukan warga miskin yang sudah menerima program pengentasan kemiskinan dari pemerintah pusat.

"Yang tahu jumlah warga yang akan mendapatkan bantuan Pak Sekda yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Infeksi COVID-19. Namun saya pastikan tidak akan terjadi dobel bantuan dari pemerintah karena Pemda DIY juga akan memberikan jatah hidup bagi warga terdampak COVID-19," terangnya.

Suharsono menambahkan, menjelang bulan puasa pihaknya akan mengundang Forkompimda, MUI, Kemenag untuk membahas pelaksanaan tarawih karena intruksi dari Menteri Agama sudah jelas tarawih dilakukan di rumah saja tidak perlu ke masjid dan berjamaah.

"Nanti akan kita keluarkan instruksi bupati agar selama bulan puasa umat islam menjalankan tarawih di rumah saja karena pandemi COVID-19 sehingga rawan terjadinya penularan,"ungkapnya.

Pihaknya menghimbau, di dalam bulan puasa umat Muslim yang berkecukupan untuk banyak bersedekah dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19. "Bulan puasa, bulan suci momentum bagi umat Islam untuk membantu saudaranya yang kini sedang kesusahan akibat Covid-19," ajaknya. (hdw/tji)

 

Editor : Tudji Martudji