Cinderella 19 Tahun dari Kolombia Juara Copa Colsanitas

Maria Camila Osorio Serrano juara  Copa Colsanitas di usia 19 tahun. wtatennis.com
Maria Camila Osorio Serrano juara Copa Colsanitas di usia 19 tahun. wtatennis.com

MERAHPUTIH| BOGOTA- Pemain wildcard Maria Camila Osorio Serrano menyelesaikan cerita Cinderella-nya dengan happy ending di depan penonton tuan rumah di Copa Colsanitas dengan cara yang luar biasa. Ia memenangkan gelar WTA pertamanya setelah mengalahkan unggulan 5 Tamara Zidansek, 5-7, 6-3, 6-4.

"Ini merupakan minggu yang tidak nyata bagi saya," kata Osorio Serrano kepada media, setelah kemenangannya. "Saya masih tidak percaya saya memenangkan gelar," ungkapnya.  

Serrano memenangkan pertandingan dalam dua jam dan 48 menit.  Ini menjadi final terpanjang musim ini, 40 menit dari patokan sebelumnya yang ditetapkan oleh kemenangan Daria Kasatkina atas Marie Bouzkova untuk merebut Trofi Phillip Island. 

"Saya memainkan pertandingan yang sangat hebat melawan Tamara, dan saya tidak tahu bagaimana saya mengubah pertandingan," kata Osorio Serrano.  "Saya kalah pada set pertama dan saya sedikit ketat, jadi saya masih tidak percaya saya menang," paparnya. 

Petenis 180 dunia ini menjadi titlist WTA dengan peringkat terendah sejak Margarita Gasparyan nomor 29 dunia memenangkan Tashkent 2018. Mantan juara dunia junior  dan AS Terbuka 2019 iniadalah titlist remaja  keempat dalam tur pada tahun 2021 setelah Iga Swiatek di Adelaide, Clara Tauson di Lyon dan Leylah Fernandez di Monterrey. 

Dia juga orang Kolombia ketiga yang merebut gelar Bogota dalam sejarah turnamen selama 23 tahun, bergabung dengan juara empat kali Fabiola Zuluaga (1999, 2002-04) dan pemenang 2010 Mariana Duque-Mariño dalam daftar penghargaan.

"Dengan turnamen ini, kalender saya akan lebih terbuka, saya akan memiliki lebih banyak opsi untuk bermain di turnamen yang lebih besar, jadi saya sangat, sangat senang dengan kemenangan ini. Tentu saja saya di rumah, dengan keluarga saya, dengan teman-teman saya, dengan penggemar saya dari Kolombia," bebernya. (red)

 

 

 

 

Editor : Eko Yudiono