Sakit Gigi, Alasan Dimitrov Kalah Telak dari Nadal
MERAHPUTIH|JAKARTA-Unggulan ketiga Rolex Monte-Carlo Masters, Rafael Nadal tanpa kesulitan berarti mengalahkan Grigor Dimitrov di babak 16 besar. Petenis asal Spanyol ini menuntaskan perlawanan Dimitrov dengan skor mentereng, 6-1, 6-1. Meski menang, Nadal tidak besar kepala. Karena perjalanan turnamen masih belum final.
Fans kedua pemain tentu melihat bahwa pertandingan yang berlangsung di lapangan Rainier III. Semua setuju jika Dimitrov tidak dalam permainan terbaiknya. Buktinya, ia melakukan 35 unforce eror.
Meski lawan bermain jelek, tapi Nadal tetap fokus. Itu menjadi salah satu kunci kemenangan juara 11 kali Monte Carlo ini. Meski dari head to head Nadal unggul 14-1, tapi ia tetap berupaya untuk menunjukkan agresifitas tinggi dalam permainan.
“Saya merindukan permainan Grigor seperti biasanya. Setiap berhadapan dengannya, dia selalu menampilkan permainan menakjubkan. Tapi hari ini bukan salah satunya,” kata Nadal.
“Saya merasa sedikit kasihan padanya hari ini, karena dia bermain, menurut saya, pertandingan yang buruk. Tapi itu dia. Saya hanya fokus (mencoba) untuk bermain sebaik mungkin di setiap poin,” bebernya.
Dimitrov memang tampak kesulitan dan kurang nyaman menghadapi Nadal. Dia seperti baru belajar bermain tenis ketika berhadapan dengan Nadal. Setelah pertandingan apa yang sebenarnya terungkap.
Dalam konferensi pers, Dimitrov mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah berjuang dengan rasa sakit yang melemahkan karena 'masalah gigi besar' akibat infeksi. “Saya tidak tahu itu. Sekarang saya lebih memahami banyak hal, ”kata Nadal.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia pria yang baik, teman yang baik. Dia tidak memberitahuku. Itu menunjukkan betapa baiknya (seorang]) dia. Semoga situasinya segera membaik,” harapnya.
Nadal membukukan satu tempat ke perempat final ke-16 secara beruntun di Monte-Carlo tanpa kehilangan satu set pun dan dengan mengorbankan hanya lima pertandingan. Petenis Spanyol itu telah memenangkan 73 pertandingan dan mengumpulkan 11 trofi, Nadal tidak pernah membiarkan dirinya percaya bahwa dia adalah favorit di turnamen ini. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih