Kejaksaan Tinggi Jatim Gelar Vaksinasi Massal di Islamic Centre
MERAHPUTIH I SURABAYA - Vaksinasi adalah program utama yang di lakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran covid -19 di Jawa Timur sejumlah elemen strategis saling bergotong royong mengelar vaksinasi, seperti halnya yang di lakukan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengelar vaksinasi masal di halaman gedung Islamic Center Surabaya Selasa (13/7).
Sebanyak 620 pegawai Kejaksaan, mulai dari Kejati Jatim, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, hingga Kejari Tanjung Perak Surabaya, serta keluarganya, antusias menerima vaksinasi Covid-19.
Bahkan, Kejati Jatim juga menyediakan vaksin bagi warga sekitar, dengan total sekitar 3000an vaksin. Tampak antusiasme masyarakat yang rela mengantre di gedung Islamic Center, Surabaya. Kepala Kejati Jatim, M. Dofir menjelaskan, vaksinasi ini merupakan kerjasama antara keluarga adyaksa atau Kejaksaan, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Jadi, apabila ada pegawai kami, baik dari Kejaksaan Tinggi, Kejaksaaan Negeri Surabaya, dan Tanjung Perak, yang belum divaksin, kami harpkan hari ini sudah terdaftar dan divaksin," ujarnya.
"Termasuk keluarganya, anaknya, istrinya, kakek neneknya silahkan. Dan Alhamdulillah, karena vaksin itu kebutuhan, sehingga hari ini cukup banyak ya, 3000 vaksin yang kita laksanakan pada hari ini," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kejati Jatim, yang turut membantu Pemprov Jatim dalam mewujudkan herd immunity.
"Semangat warga untuk mengikuti vaksinasi juga luar biasa. Oleh karena itu, kegotong royongan elemen strategis, termasuk saat ini kita berada pada proses vaksinasi yang dikomandani oleh Pak Kajati Jawa Timur," tuturnya.
Khofifah berharap, pada 17 Agustus 2021 nanti, Jawa Timur telah terbentuk herd immunity mencapai 70 persen, masyarakatnya telah diberikan vaksinasi Covid-19. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih