Gubernur Jatim Terima bantuan Emergency Ventilator
MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur jatim Khofifah Indar parawansa menerima bantuan Emergency Ventilator dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), IA ITB Komisariat 85, Pertamina Foundation, Terminal Petikemas Surabaya dan alumni Swedia yang di serahkan langsung oleh Ketua IA ITB Saritomo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (10/8/2021).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Alumni ITB Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), IA ITB Komisariat 85, Pertamina Foundation, Terminal Petikemas Surabaya dan alumni Swedia yang telah memberikan perhatian luar biasa untuk masyarakat Jatim dan bantuan yang diterima itu akan segera didistribusikan pada Rumah Sakit.
Khofifah menyebut tingginya penambahan kasus COVID-19 di Jatim beberapa hari terakhir terjadi karena semakin masifnya testing dan tracing yang dilakukan untuk mempercepat pemutusan rantai penyebaran COVID-19.
"Pemprov Jatim berupaya semaksimal mungkin mengatasi kenaikan kasus. Masalah pandemic covid 19 ini kompleksitas penanganannya dan effeksnya luar biasa dans emua masih meraba-raba masing dampaknya berbeda-beda berawal bisa OTG tiba, ringan berat dan seterusnya, gejala berat bisa negative bisa mulai sembuh tiba-tiba kemudian drop kemudian meninggal dan ada yang di rawat lebih dari 1 bulan membaik-membaik dan sembuh,masing-masing tidak karena komorbitnya, karena usianya dan seterusnya tapi karena variannya sangat banyak," kata Khofifah.
"Kerja bareng diantara kita sangat penting kalau ada rencana aka ada vaksin, sangat bagus, sebetulnya partnership Pemprov Jatim dengan Perguruan Tinggi Negeri hampir tuntas dan sudah berjalan seperti dengan ITS, Unair, UB, Unesa, UINS, UPN,Unisma UMM dan Unisda Sidoarjo, " Imbuh Khofifah.
Sementara, Ketua IA ITB Saritomo dalam sambutannya mengatakan terima kasih dan rasa syukur pada Allah SWT yang telah memberikan sehat kita semua yang hadir dimana sudah lebih dari 1 tahun belom ada tanda-tanda pandemic covid 19 ini berakhir dan dari pandemic ini banyak masyarakat yang terdampak seperti di PHK dan ada yang menutup usahanya bagi para pengusaha dan bahkan banyak ribuan yang mendrita sakit karena pandemic ini bahkan ada yang panggil Sang Pencipta.
“kami sebagai insane jatim turut prihatin dengan kondisi jatim dan kami sebagai alimni ITB Jatim mulai juni 2020 membentuk satgas covid ITB Jatim, dan memberikan bantuan sembako, APD masyarakat dan Rumah sakit yang ada di jatim,” ujar Saritomo.
Selain itu juga sudah melakukan inisiasi dan mengadakan diskusi dengan perguruan tinggi dan peneliti dari perguruan tinggi serta BUMN di Jatim untuk membuat tabung gas oksigen buatan local untuk mengatasi kekurangan/kelangkaan tabung oksigen di Jatim.
Selain itu, kami ingin mengisi di hari kebangkitan teknologi nasional ini dengan berkontribusi langsung kepada masyarakat jatim, bersyukur ada teman kami yang bisa membuktikan dan membuat teknologi dengan alat yang membantu alat di masa pandemic ini, nantinya alat ini bisa digunakan untuk membantu banyak orang, dan alat emergency ventilator ini sudah lolos uji klinis dan sudah mendapatkan ijin edar.(red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih