Jejak Karya Menggapai Asa, SMPN 35 Surabaya Lepas 323 Siswa Kelas IX dengan Kelulusan 100 Persen
MERAHPUTIH I SURABAYA – Suasana haru dan bangga menyelimuti Lapangan SMP Negeri 35 Surabaya saat sekolah menggelar kegiatan apresiasi kelulusan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 bertajuk “Jejak Karya Menggapai Asa”, Minggu (7/6/2026). Sebanyak 323 siswa dinyatakan lulus 100 persen dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan ekstrakurikuler yang menjadi kebanggaan sekolah. Kegiatan diawali dengan penampilan banjari, tilawah Al-Qur’an, pencak silat, paduan suara, hingga pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan tamu undangan.

Kepala SMPN 35 Surabaya, Sutarwiyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah selama tiga tahun terakhir.
Menurutnya, keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan tingkat SMP tidak terlepas dari dukungan orang tua yang senantiasa mendampingi proses belajar anak-anak mereka.
“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk berproses, belajar, dan berkembang bersama SMP Negeri 35 Surabaya selama tiga tahun. Dukungan dan partisipasi orang tua menjadi bagian penting dari keberhasilan yang kita rayakan hari ini,” ujarnya.
Sutarwiyah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan sekolah. Ia menegaskan seluruh pengalaman tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang.
Pada kesempatan itu, ia secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua untuk melanjutkan perjalanan pendidikan menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Dengan rasa bangga dan syukur, hari ini kami menyerahkan kembali putra-putri Bapak dan Ibu untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih luas,” katanya.
Sutarwiyah turut memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam mendampingi siswa hingga berhasil meraih kelulusan sempurna.
“Terima kasih atas loyalitas, kesabaran, dan pengabdian seluruh guru dan tenaga kependidikan. Berkat kerja keras bersama, sebanyak 323 siswa kelas IX berhasil lulus 100 persen,” ungkapnya.
Kepada para siswa, ia berpesan agar capaian hari ini tidak dianggap sebagai akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju perjuangan yang lebih besar. Ia berharap para lulusan terus menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater serta mempersiapkan diri menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.
“Jejak karya, inovasi, dan prestasi yang telah kalian torehkan selama tiga tahun harus terus diperjuangkan. Jadilah generasi yang penuh motivasi, dedikasi, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 35 Surabaya, Rocky Herdianto, menilai keberhasilan para siswa merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, semangat belajar, serta doa yang tidak pernah putus dari orang tua dan para guru.
Ia mengatakan tema “Jejak Karya Menggapai Asa” mencerminkan harapan agar setiap lulusan mampu mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
“Setiap tantangan yang telah dilalui menjadi pengalaman berharga yang membentuk pribadi yang tangguh. Kami percaya seluruh lulusan memiliki kemampuan untuk terus berkembang, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Momen paling mengharukan hadir saat perwakilan siswa kelas IX, Zeindi M. Aldan, menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh lulusan.
Dalam pidatonya, Zeindi menyebut tiga tahun belajar di SMPN 35 Surabaya sebagai pengalaman terbaik yang membentuk dirinya dan teman-temannya menjadi pribadi yang lebih matang.
Ia menegaskan bahwa sekolah telah memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dari kegagalan, bangkit dari keterpurukan, dan memahami realitas kehidupan yang sesungguhnya.
“Sekolah ini mengajarkan bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan bahan bakar terbesar untuk kembali bangkit dan berjuang,” ucapnya.
Menurut Zeindi, ada tiga nilai utama yang paling membekas selama menempuh pendidikan di SMPN 35 Surabaya, yakni kejujuran, kesopanan, dan kemampuan berpikir kritis. Ketiga karakter tersebut dinilainya menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.
Di akhir pidato, Zeindi mengajak seluruh teman seangkatannya untuk terus percaya pada kemampuan diri sendiri dan membuktikan kesuksesan melalui kerja keras serta ketekunan.
“Selama tiga tahun saya ditempa, saya diam. Selama tiga tahun saya belajar mati-matian, saya juga diam. Dan di sini, di 35, menjadi bukti bahwa saya akan sukses,” serunya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Pelepasan siswa kelas IX SMPN 35 Surabaya tahun ini tidak hanya menjadi perayaan kelulusan, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan pengalaman yang diperoleh selama tiga tahun, para lulusan diharapkan mampu melangkah lebih jauh untuk menggapai cita-cita dan mewujudkan asa di masa depan. (pps)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih