Adam Alis Tantang Ronaldo di ACL Two, Kekuatan Bobotoh Jadi Andalan Peraih Penghargaan AFC

Adam Alis
Adam Alis

MERAHPUTIH I BANDUNG - Nama gelandang PERSIB Bandung, Adam Alis, mencuri perhatian di kancah sepak bola Asia setelah masuk dalam daftar nominasi penghargaan Magic Moment of the Season AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026. Keberhasilan pemain bernomor punggung 18 tersebut menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam nominasi bergengsi itu sekaligus menempatkannya sejajar dengan sejumlah bintang dunia.

Dalam daftar yang diumumkan oleh Asian Football Confederation, Adam Alis harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Kingsley Coman. Selain itu, terdapat pula sejumlah pemain yang tampil impresif sepanjang kompetisi, di antaranya Rui Araki serta Ilias Alhaft.

Masuknya Adam Alis dalam nominasi tersebut tidak lepas dari penampilan gemilangnya saat membela PERSIB pada laga keempat fase grup ACL Two menghadapi Selangor FC. Pada pertandingan yang berlangsung penuh drama itu, PERSIB sempat tertinggal dua gol lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.

Adam menjadi aktor utama kebangkitan tim berjuluk Pangeran Biru tersebut. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya menghidupkan harapan tim, tetapi juga menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan. Aksi comeback tersebut kemudian dinilai AFC sebagai salah satu momen paling berkesan sepanjang turnamen, sehingga layak masuk dalam daftar kandidat penghargaan musim ini.

Penghargaan Magic Moment of the Season sendiri diberikan kepada momen paling ikonik dan berkesan selama penyelenggaraan ACL Two. Berbeda dengan penghargaan teknis lainnya, pemenang kategori ini sepenuhnya ditentukan melalui voting publik yang dilakukan para penggemar sepak bola di situs resmi AFC.

Kehadiran Adam Alis dalam daftar nominasi menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Sebab, di tengah dominasi pemain-pemain yang memiliki reputasi global, gelandang PERSIB tersebut mampu mendapatkan pengakuan dari konfederasi sepak bola tertinggi di Asia berkat performa dan kontribusinya di lapangan.

Adam sendiri mengaku tidak menyangka namanya masuk dalam daftar kandidat penghargaan tersebut. Ia baru mengetahui kabar itu setelah banyak mendapatkan pemberitahuan dan tag dari para penggemar melalui media sosial.

"Pertama kali tahu kaget juga, banyak yang nge-tag. Ternyata ada nominasi Magic Moment of the Season AFC dan bisa bersaing dengan Ronaldo dan Kingsley Coman," ujar Adam Alis, Minggu (7/6/2026).

Bagi mantan pemain Timnas Indonesia itu, masuk dalam nominasi bersama pemain-pemain kelas dunia sudah menjadi pencapaian yang membanggakan. Apalagi, nama Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola paling berpengaruh di dunia dengan basis penggemar yang sangat besar.

Meski demikian, Adam tidak merasa minder. Ia justru optimistis peluang untuk meraih penghargaan tersebut tetap terbuka berkat dukungan luar biasa dari Bobotoh yang selama ini selalu berada di belakang PERSIB.

Menurut Adam, kekuatan suporter PERSIB tidak hanya terlihat saat memenuhi stadion atau mendukung tim dalam pertandingan, tetapi juga dalam berbagai aktivitas digital, termasuk memberikan suara pada ajang penghargaan internasional.

"Senang dan bangga, tapi terima kasih juga buat Bobotoh. The Power of Bobotoh ini juga yang telah mendukung saya di nominasi ini. Saya lihat juga (hasil voting) unggul jauh. Kalau bukan karena Bobotoh, enggak akan jadi yang terbaik," katanya.

Adam bahkan menyebut bahwa loyalitas Bobotoh mampu menjadi pembeda dalam persaingan dengan para pemain yang memiliki jumlah pengikut media sosial jauh lebih banyak.

"Walaupun enggak bisa mengalahkan followers-nya Ronaldo, tapi kita bisa mengalahkan di nominasi ini. Terbaiklah Bobotoh," tambahnya.

Dukungan Bobotoh memang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki PERSIB. Basis suporter yang tersebar di berbagai daerah tidak hanya aktif memberikan dukungan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga sangat solid ketika harus mengawal berbagai agenda yang melibatkan klub maupun para pemainnya.

Fenomena tersebut kembali terlihat dalam proses voting penghargaan AFC. Sejak nama Adam Alis diumumkan sebagai nominee, berbagai komunitas Bobotoh ramai-ramai mengampanyekan dukungan melalui media sosial untuk mengajak masyarakat Indonesia memberikan suara.

Bagi PERSIB, nominasi ini bukan sekadar penghargaan individu. Kehadiran Adam Alis di antara para bintang dunia menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu tampil kompetitif di level Asia. Momen comeback melawan Selangor FC yang melatarbelakangi nominasi tersebut juga menjadi salah satu pertandingan paling berkesan dalam perjalanan PERSIB di ACL Two musim ini.

Kini, harapan besar tertuju pada dukungan publik Indonesia agar Adam Alis mampu mengungguli para pesaingnya dan membawa pulang penghargaan Magic Moment of the Season. Jika berhasil terpilih, pencapaian tersebut akan menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola nasional sekaligus mempertegas eksistensi pemain Indonesia di panggung Asia.(ban)

Editor : Redaksi