Masyarakat Diminta Awasi Pembagian Sembako Agar Tepat Sasaran

Wakil Bupati Nur Ahmad  Syaiffudin saat membagi masker dan sembako di pasar Krian, Selasa (21/4). (foto: bil/hmp)
Wakil Bupati Nur Ahmad Syaiffudin saat membagi masker dan sembako di pasar Krian, Selasa (21/4). (foto: bil/hmp)

MERAHPUTIH|SIDOARJO - Data masyarakat Sidoarjo yang mendapatkan sembako, bisa di lihat melalui Keluarga Pra Sejahtera dari Kementrian Sosial. Total seluruh sembako yang akan diberikan selama kurun waktu 2 bulan kedepan adalah 135 ribu. Bentuk bantuan yang diberikan juga bermacam-macam, baik berupa sembako hingga berupa BLT.

Wakil Bupati Nur Ahmad Syaiffudin menyatakan, DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) merupakan bentuk acuan awal, yang digunakan sebagai sebuah reverensi yang akan diberikan kepada kepala Desa. Dan kemudian dilakukan verifikasi.

Data akhir yang sudah di verifikasi, mengenai pembagian sembako terbaru sendiri berada di Kepala Desa, dengan Babinkamdiknas dan Babinsa. Baik itu data mengenai masyarakat yang sudah sejahtera, maupun masyarakat miskin baru.

“Jadi presisi yang dilakukan, rasionalisasi yang dilakukan oleh kepala desa itu diperkuat oleh Babinsa dan Babimkamdiknas, baru itu akan dikelola oleh Pemkab,” ujar Cak Nur, Selasa (21/4) saat membagi masker di pasar Krian.

Pihak Pemkab sendiri masih memiliki cadangan sebanyak 24 ribu sembako. Selain itu juga terdapat bantuan lain yang diberikan oleh pengusaha. Bagi masyarakat yang masih belum terdaftar maupun yang ingin mendaftar masih diperbolehkan.

“Nantinya semuanya akan kami sisir. Jadi bantuan-bantuan dari pengusaha itu akan kami lakukan untuk mereka yang tidak terakomodir pada bantuan pertama dan bantuan kedua. Dan saya berharap masyarakat ikut mengawasi sehingga bantuan sembako tepat sasaran," ujarnya. (bil)

Editor : Lasiono