Gubernur Khofifah Lantik Wakil Bupati Tulungagung
MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melantik Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo untuk sisa masa jabatan 2018 - 2023, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (2/11).
Kepada Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Gubernur Khofifah berpesan, selain bertugas mendampingi tugas tugas Bupati, Wabub juga bertindak sebagai Kerua TKPKD (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah), dalam penanganan kemiskinan ekstrem.
"TKPKD ini komandannya di Kabupaten, Pak Wabup. Karena ini barang baru kemiskinan ekstrem, bahwa definisinya pengeluaran sehari 1,9 US dollar sehari. Tulungagung masuk di dalamnya, sama-sama mencari intervensinya (kemiskinan) bagaimana," kata Khofifah
Dijelaskan Gubernur Khofifah, terkait dengan intervensi kemiskinan ekstrem ini, sebelumnya ada lima Kabupaten di Jatim, namun pada tahun 2022 nanti, ditambah lagi menjadi 25 Kabupaten Kota yang akan masuk didalam area, untuk mengidentifikasi kemiskinan ekstrem.
"Di kecamatan mana, di desa mana atau kelurahan mana. Jadi 25 di 2022, Tulungagung masuk didalamnya dan Surabaya masuk didalamnya. Sama sama kita sedang melakukan identifikasi kemiskinan ekstrem ini intervensinya seperti apa," imbuhnya.
Sebelumnya, Bupati Tulungagung periode 2018-2023 Syahri Mulyo ditangkap KPK karena kasus korupsi. Kemudian wakilnya, Maryoto Birowo diangkat sebagai bupati. Setelah hampir 3 tahun jabatan Wabup kosong, akhirnya bertempat di Gedung Graha Wicaksana, DPRD Kabupaten Tulungagung melaksanakan Paripurna Pemilihan Wakil Bupati Tulungagung sisa masa jabatan 2018-2023, pada 18 September 2021 lalu.
Terdapat dua kandidat, yang mana hasilnya, Gatut Sunu Wibowo mendapat 34 suara, sedangkan Panhis Yody Wirawan mendapat 15 suara. Dengan hasil pemilihan itu, maka ditetapkannya Gatut Sunu Wibowo sebagai Cawabub sisa masa jabatan 2018-2023. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih