TC Timnas Off, Rangga Jualan Kue dan Ikan di Pasar Sepanjang
MERAHPUTIH.ID – Pandemi Covid-19 membuat kegiatan training center (TC) Timnas Garuda U-16 dihentikan. Berhentinya TC membuat semua pemain kembali ke rumah masing-masing. Tidak terkecuali M Rangga Aditya Saputra.
Pemain jebolan tim internal Askot PSSI Surabaya itu kini berada di Surabaya. Libur TC tidak membuat Rangga berdiam diri. Selain tetap menjaga kondisi, ia membantu perekonomian keluarganya dengan jualan ikan laut dan kue di Pasar Taman Pondok Jati, Sepanjang, Sidoarjo.
Aktivitas keseharian Rangga di mulai usai menjalankan salat Subuh. Ia lalu menyiapkan peralatan dan bahan-bahan untuk berjualan. “Biasanya saya bantu jualan kalau libur latihan aja. Biasanya Sabtu dan Minggu, pas rame-ramenya juga,” terangnya.
Lapak kue pukisnya biasanya sudah mengepul mulai jam 05.30 WIB dan tutup sampai habis sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB. Selanjutnya, Rangga pulang ke rumahnya yang berada di daerah Kedurus, Surabaya.
Selepas berjualan, pemain asal Ricky Nelson Academy ini kembali mengerjakan tugas sekolah yang diberikan secara online selama anjuran pemerintah untuk sekolah dari rumah atau work from home (WFH).
“Biasanya latihan stretching-stretching pakai alat sederhana. Latihan ball feeling juga,” terang pemuda dengan 171 sentimeter ini.
Sesi latihan pribadinya dilanjutkan dengan lari jogging panjang yang dimulai dari rumahnya di daerah Bogangin Baru, Kedurus Surabaya menuju Pasar Taman Pondok Jati. Jaraknya lumayan jauh sekitar 7 kilometer.
“Waktu yang saya tempuh biasanya 30 menit, karena jam 4 harus sudah jualan,” ujar putra pasangan Nur Ambyah dan Enny Juliati ini.
Rangga mengaku sudah lebih dari sebulan tidak berlatih bersama teman-teman timnas. Latihan tim terakhir sekitar pertengahan bulan Maret lalu saat TC di Bekasi. Setelah virus corona merebak, pemusatan latihan diakhiri lebih cepat dan semua pemain dipulangkan.
“Kalau ada latihan timnas, saya nggak bantu berjualan. Karena harus latihan terus dikirimkan videonya pada Coach Gilang, pelatih di timnas,” jelas pemain yang juga sahabat dekat almarhum Alfin Lestaluhu.
Rangga pun tetap bersemangat dan optimis pagebluk pandemi Corona ini cepat berlalu dan bisa menjadi hikmah pelajaran bersama. “Saya sebenarnya sangat rindu kawan-kawan di mess akademi dan kawan di Timnas. Semoga Allah SWT segera mengakhiri pandemi ini,” harapnya. (gun/ono)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih