Hasil Tes Darah Karyawan Owndays Galaxy Mall Surabaya Negatif Covid-19

Pertemuan klarifikasi antara MSH dengan harianmerahputih.id yang disaksikan pengurus RW 12 Kel. Manyar Sabrangan. ( foto: gun/HMP)
Pertemuan klarifikasi antara MSH dengan harianmerahputih.id yang disaksikan pengurus RW 12 Kel. Manyar Sabrangan. ( foto: gun/HMP)

MERAHPUTIH|SURABAYA - Salah satu karyawan di gerai toko penjualan optik kaca mata Owndays di Galaxy Mall Surabaya, lantai 1 yang sempat diberitakan, diduga positif Covid-19 ternyata hasilnya Negatif.

Itu diketahui berdasarkan keterangan salah satu keluarga korban yakni Febrian Maharantya saat acara klarifikasi dengan harianmerahputih.id dan pengurus RW 12 menyatakan, bahwa setelah dilakukan foto thorax dan tes darah di salah satu RS rujukan, korban (MSH) dinyatakan Negatif.

"Dari hasil foto Thorax yang ditunjukan oleh pihak Rumah Sakit, bahwa saudara saya (MSH) tidak ada kelainan paru - paru atau terindikasi Covid-19 semuanya normal," ucapnya kepada harianmerahputih.id, Kamis (23/4).

Pria yang akrab dipanggil Febri ini menjelaskan, ketika seseorang dinyatakan positif atau tidaknya terjangkit Covid-19 itu bisa dilihat dari jumlah monosit, dan hasil dari foto thorax tersebut.

"Jadi kita cari tes darah yang lengkap lalu dengan foto thorax. Nah, dari hasil foto thorax dan tes darah itu bisa diketahui seseorang ada kelainan atau tidak paru- parunya. Dan saudara saya ini dilihat dari monosit dan tes darah hasilnya ternyata bagus," jelasnya.

Lebih lanjut Febri mengungkapkan, untuk hasil monosit dari korban (MSH) masih dibawah 8. Sebab, Febri mengatakan jika hasilnya diatas 10 itu wajib dilakukan swab test "Alhamdulillah hasil monositnya saudara saya ini normal," pungkasnya.

 

Baca juga : Karyawan Optik Owndays di Galaxy Mall Diduga Positif Covid-19

 

Sementara itu, korban (MSH) sempat menceritakan kronologis waktu kejadian, sampai dia dijemput oleh ambulance di Galaxy Mall Surabaya. Dia mengatakan, waktu itu saat akan melakukan sholat maghrib di lantai bawah Galaxy Mall dia merasakan kepalanya sakit dan mau pingsan.

Merasakan keluhan seperti itu, dirinya bergegas kembali ke lantai 1 untuk mengambil hanphone dan menghubungi saudaranya yakni Febrian Maharantya untuk memanggilkan ambulan. Sebab saat itu dirinya mengaku tidak kuat untuk melakukan perjalanan pulang.

"Saya menelpon saudara saya ini sekitar pukul enam lebih lima menit (18.05) sore. Saya minta agar dibawa ke rumah sakit terdekat karena saya sudah merasa tidak kuat untuk mengendarai sepeda motor," katanya.

Akhirnya lanjut dia, sekitar pukul 20.05 wib malam tim ambulance datang untuk menjemput (MSH) dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Saat tim medis datang, dirinya mengaku dirinya tidak langsung dibawa ke RS, namun dia dianamnesa di dalam ambulance yang saat itu masih di Galaxy Mall.

"Jadi dokter nanya poin - poin penting berkaitan dengan Covid, dan setelah saya di anamnesa, dokter menyatakan saya hanya menderita penyakit dari bawaan saya saja. Akhirnya, saya disarankan pulang dan isolasi mandiri di rumah," pungkasnya. (gun)

 

 

 

 

 

Editor : Lasiono