MERAHPUTIH I SURABAYA - Lembaga survei Surabaya Research Syndicate (SRS) merilis hasil survei terbaru tentang “Kecenderungan Perilaku Pemilih Calon Presiden (Capres) dan Partai Politik (Parpol) Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, khususnya mengenai tingkat elektabilitas Cawapres menuju 2024.
Survei SRS dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 14 November 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.
Baca juga: Hasil Tes DNA Perkuat Posisi Ridwan Kamil Dalam Kasus Pencemaran Nama Baik
Jumlah sampel sebesar 1200 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error +/- 2.8 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner.
Ketika SRS menanyakan kepada responden, siapakah diantara mereka yang paling pas atau paling cocok untuk menjadi Wakil Presiden RI periode 2024-2029 mendatang, ternyata Ridwan Kamil paling banyak disebut oleh responden dengan perolehan 23,8% kemudian diikuti Sandiaga Uno dengan 18,7%.
"Tokoh lain yang punya tingkat keterpilihan cukup signifikan sebagai cawapres adalah Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) dan Jenderal Moeldoko, yakni dengan perolehan masing-masing 12,4n 10,5%", jelas Tony Prawira Adi, peneliti senior SRSSRS di Surabaya, Sabtu (3/12).
Baca juga: KPK Panggil Lisa Mariana, Dalami Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Sementara, menurut Tony, nama-nama tokoh lainnya seperti Basuki Tjahya Purnama memeroleh 7,9%, Erick Tohir dengan 6,3%, Andika Perkasa 5,8%, Khofifah Indar Parawansa 2,8%.
"Sedangkan Puan Maharani 2,7%, Airlangga Hartarto 2,5%, dan Muhaimin Iskandar 2,2%, serta yang menjawab tidak tahu sebanyak 4,4%", imbuhnya.
Baca juga: Bareskrim Polri Pastikan Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Tak Cocok
Menurut analisis SRS, secara obyektif yang mempengaruhi persepsi publik dalam menilai tokoh yang layak menjadi Cawapres periode 2024-2029 berdasarkan elektabilitas, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi Cawapres alternatif di tengah memanasnya persaingan.
Dengan modal pengalaman kepemimpinan yang cukup panjang dan sangat lengkap, baik di lingkungan TNI maupun birokrasi pemerintahan, Moeldoko mungkin dapat menjadi solusi atas ceruk yang ada saat ini. (red)
Editor : prass prasetyo