MERAHPUTIH I KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil menyatakan bahwa, pihaknya akan meresmikan dua proyek infrastruktur dalam beberapa pekan ke depan. Hal itu dikatakan Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (5/1/2023).
"Dalam minggu-minggu depan, ada dua hal infrastruktur," kata Gubernur.
Baca juga: Hasil Tes DNA Perkuat Posisi Ridwan Kamil Dalam Kasus Pencemaran Nama Baik
Infrastruktur pertama yakni jalur tambang di Parung Panjang, Bogor, yang rencananya akan memulai "groundbreaking". Infrastruktur selanjutnya adalah underpass Dewi Sartika, Kota Depok, yang sudah dibangun sejak Februari 2022.
"Sedang dipersiapkan peresmiannya," ucap Gubernur.
Gubernur mengatakan, dua proyek infrastruktur tersebut penting untuk memecah persoalan lalu lintas di dua wilayah tersebut. "Semua janji saya kerjakan," tuturnya.
Baca juga: KPK Panggil Lisa Mariana, Dalami Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Pada 2018, Gubernur memilih rencana pembangunan jalur khusus tambang sebagai solusi permanen permasalahan sosial di Parung Panjang.
Rencananya, konstruksi jalur tambang dibagi ke dalam empat segmen. Segmen I sekitar 10 kilometer, segmen II sepanjang 9,75 kilometer, segmen III sepanjang 2,01 kilometer dan segmen IV sekitar 1 kilometer.
Sementara terkait pembangunan underpass, proyek kolaborasi ini digelar guna menjawab keluhan masyarakat Depok dan sekitarnya soal kemacetan. Dengan underpass, kendaraan tidak perlu menunggu kereta lewat karena dialihkan menuju ke bawah lewat terowongan.
Baca juga: Bareskrim Polri Pastikan Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Tak Cocok
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan, underpass ini bisa mengurai kemacetan di Jalan Dewi Sartika Kota Depok, sehingga perekonomian bisa tumbuh dengan maksimal.
"Salah satu upaya untuk mengurai kemacetan rel kereta api Dewi Sartika, Kota Depok, adalah dengan pembangunan underpass Dewi Sartika," kata Bambang. (red)
Editor : prass prasetyo