Rektor Universitas Hang Tuah Surabaya Kukuhkan 579 Wisudawan

harianmerahputih.id
Universitas Hang Tuah Surabaya menggelar pengambilan sumpah dan pengukuhan terhadap 579 wisudawan sarjana baru di Gedung Graha Samudera Ganesa Pulau Benggala Kampus Laut Biru, Surabaya, Rabu (17/5).

 

MERAHPUTIH I SURABAYA - Universitas Hang Tuah dalam rangka Wisuda ke 57 Program Diploma  3 dan Strata 1  serta Wisuda ke 36 Program Strata 2 Universitas Hang Tuah ini dengan bangga melepas 579 wisudawan, Rabu (17/5).

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Rektor Universitas Hang Tuah (UHT), Prof. Dr. Ir. Supartono, MM., CIQaR memimpin jalannya Rapat terbuka senat UHT yang berlangsung di Gedung Graha Samudera Ganesa (GSG) Pulau Benggala Kampus Laut Biru, Surabaya.

Pada acara pengukuhan wisuda Mei 2023 Rektor UHT hadir bersama Warek 1-3 dan para Guru Besar serta seluruh Dekanat dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Republik Indonesia, Panglima kotama TNI Angkatan Laut se wilayah Surabaya, kepala LL Dikti wilayah VII Jawa Timur, kepala/Direktur perwakilan rumah sakit jejaring mitra UHT serta paran orang tua wisudawan. 

Rektor UHT Supartono menyampaikan, Sebanyak 579 wisudawan sarjana baru kali ini berlatar belakang dari berbagai disiplin ilmu, dan mereka semuanya dari alumni satu perguruan tinggi Universitas Hang Tuah yang berbasis dengan disiplin ilmu kemaritiman & Kelautan. 

“Sebagai modal kelanjutan di kehidupan social, UHT telah membekali mahasiswa  softskill maupun hardskill. Kebutuhan skills tersebut diantaranya fast think dan fast solution dalam menyelesaikan masalah yang semakin kompleks dan beragam, berpikir kritis, kreatif, inovatif, mampu mengelola manusia/orang, kecerdasan emosional, penilaian dan pengambilan keputusan, orientasi melayani, negosiasi, dan fleksibilitas kognitif,’ kata Rektor Supartono

“Bekal pendidikan adalah kunci solusi atas krisis pembelajaran dan berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. Para wisudawan khususnya Universitas Hang Tuah diharapkan menjadi agen perubahan, dan penggerak untuk menghasilkan berbagai solusi yang dihadapi dari kompleksitasnya permasalahan bangsa saat ini. Namun sesuai dengan penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tehnologi, diharapkan mahasiswa dapat membaca peluang bisnis baru yang inovatif, kreatif dan berbasis digital akan menjadikan lulusan Universitas Hang Tuah sebagai pemenang dalam berbisnis. Ada hambatan, tantangan namun juga ada peluang besar bagi kalian,” papar Rektor Supartono. 

Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital

Beberapa prestasi yang telah Universitas Hang Tuah gapai, dengan bangga Universitas Hang Tuah menambah  2 Guru besar, Prof. Dr. Noengki Prameswari, drg., M.Kes. Guru Besar dalam bidang Ortodontia pada Fakultas Kedokteran Gigi dan Prof. Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P. Guru Besar dalam Bidang Ilmu Perikanan pada Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan.  Selain itu Universitas Hang Tuah juga telah memiliki  Program Magister Teknik Kelautan (lulusan pertama diwisuda hari ini ) dan Program Doktoral Administrasi Publik serta meningkatkan status Program Diploma Pelayaran yang awalnya Diploma 3 (D3) sekarang sudah naik status menjadi Diploma 4 (D4). 

Sementata itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, SE., MM., M.Tr. Opsla selaku ketua Pembina Yayasan Nala memberikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan menyampaikan bahwa UHT telah menunjukkan konsistensi dalam mengimplementasikan Tri Dharma perguruan tinggi yang berkualitas dan berdasarkan pada visi dan misi kemaritiman nasional.

"Seperti kita pahami bersama, bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pengembangan riset dan teknologi dalam pembangunan nasional. Tentu saja peran ini sangat dibutuhkan guna mewujudkan bangsa Indonesia yang mampu bersaing dan unggul hingga skala global. Demikian halnya dengan Universitas Hang Tuah yang selama ini telah menunjukkan peran aktif secara konsisten dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas dan didasarkan pada visi dan misi kelautan maupun kemaritiman nasional," ucap Muhammad Ali. 

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

"Pendidikan dan pengajaran ditambahi dengan melaksanakan penambahan mata kuliah yang memiliki muatan lokal IPTEK kelautan pada setiap program studi diikuti dengan penelitian dan pengembangan yang diarahkan pada menjalankan riset guna mengembangkan IPTEK kelautan maupun hal yang berkaitan dengan lingkungan maritim. Kepada para wisudawan ilmu yang telah didapatkan di UHT ini hendaknya di implementasikan masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara," imbuhnya.

Usai acara wisuda sarjana, Kasal meresmikan gedung baru Pascasarjana sekaligus melakukan penandatanganan prasasti gedung baru pulau Mangudu universitas Hang Tuah Surabaya. 

Gedung berlantai 5 berlokasi di Kampus Laut Biru kedepannya akan mampu menjadi sarana lokasi pusat tempat penelitian dan pengembangan akademik iptek kelautan,sekaligus tempat menampung dan ruang berkumpulnya para cendikiawan ilmuwan Pascasarjana kelautan.(red) 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru