MERAHPUTIH I JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus meningkatkan pengawasan penyebaran virus nipah yang terjadi di sejumlah negara. Masyarakat diimbau untuk tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat.
“Kami minta masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kemudian memasak makanan hingga matang dengan suhu di atas 70 derajat,” kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama dalam keterangan resmi, Kamis (28/9/2023).
Menurut Ngabila, masyarakat tidak perlu resah dengan kemunculan informasi terkait virus nipah. Virus nipah merupakan infeksi virus yang gejalanya seperti gejala pada umumnya.
“Gejala virus nipah dapat membuat seseorang sesak nafas berat dalam kurun waktu satu hingga dua hari. Warga harus tetap sigap dan berhati-hati dalam menghadapi virus tersebut,” ujar Ngabila.
Selain itu, Ngabila mengatakan, penularan virus ini melalui hewan seperti kelelawar dan babi yang kontak langsung dengan manusia melalui cairan. Lalu, cairan tersebut tidak sengaja bersentuhan langsung ataupun melalui makanan dan minuman.
"Tidak sengaja terpegang atau termakan, masuk melalui mata, hidung ataupun mulut manusia. Virus Nipah memiliki masa inkubasi dari virus masuk sampai dengan gejala pertama keluar sekitar empat hingga 45 hari,” ucap Ngabila. (red)
Editor : prass prasetyo