MERAHPUTIH I JAKARTA - Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week (WBW) diperingati setiap tahun pada tanggal 1 – 7 Agustus. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Closing the Gap: Breastfeeding Support for All” atau “Tutup Kesenjangan: Dukung Semua Ibu Sukses Menyusui”. Tema ini bertujuan untuk mendorong dan mendukung semua ibu dalam memberikan ASI kepada anaknya, serta menghilangkan kesenjangan yang ada baik dari segi ras, status sosial, ekonomi, maupun budaya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI turut serta dalam mendukung peran ibu menyusui dengan menyediakan Ruang Menyusui atau Ruang Laktasi di 178 Stasiun Kereta Jarak Jauh, Kereta Komuter, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyatakan, “KAI mendukung peran ibu dalam memberikan ASI kepada sang buah hati. Kami menyediakan Ruang Menyusui/Ruang Laktasi di 178 Stasiun Kereta Jarak Jauh, Kereta Komuter, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara.”
Baca juga: Pemprov Jatim Kebut Pemasangan Palang Pintu, Upaya Redam Fatalitas di Perlintasan Kereta
Anne Purba menjelaskan lebih detail bahwa ruang laktasi tersedia di 129 Stasiun Kereta Jarak Jauh, 27 Stasiun Kereta Komuter, 18 Stasiun LRT Jabodebek, dan 4 Stasiun Kereta Bandara. Penyediaan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk mendukung ibu menyusui di berbagai lapisan masyarakat, sehingga tidak ada lagi kesenjangan dalam hal dukungan menyusui.
Baca juga: KA Batara Kresna Catat Lonjakan Penumpang, Makin Kokoh sebagai Ikon Wisata Solo Raya
Dukungan ini diharapkan dapat mempermudah para ibu yang menggunakan layanan kereta api untuk tetap bisa memberikan ASI kepada anak-anak mereka dengan nyaman dan aman. Dengan adanya fasilitas ruang laktasi, para ibu dapat menyusui tanpa harus khawatir mencari tempat yang sesuai, sehingga mereka dapat merasa lebih tenang dan nyaman dalam perjalanan.
Baca juga: Tiket Kereta Api Libur Nataru Mulai Diserbu, KAI Siapkan Operasi Khusus Jelang
Pekan ASI Sedunia 2024 menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya ASI bagi kesehatan dan perkembangan anak. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk KAI, diharapkan dapat mendorong semakin banyak ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada anak-anak mereka, yang tentunya akan berdampak positif bagi generasi mendatang. (red)
Editor : prass prasetyo