MERAHPUTIH I DELI SERDANG - Cabang olahraga wushu Jawa Timur mencetak prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Pada Minggu, 15 September 2024, dua medali emas tambahan berhasil disabet tim Jatim di nomor wushu taolu dulian putra dan putri, memperkuat posisi mereka di papan perolehan medali. Kemenangan ini tak hanya menjadi bukti kemampuan atlet Jatim, tetapi juga mencerminkan strategi persiapan matang dan dukungan yang solid dari berbagai pihak.
Pada kategori putra, trio Akbar Dwi Affandi, Nicholaus Karanka Adinugroho, dan Muhammad Zaki Akbar tampil memukau dengan nilai tertinggi 9.366, sementara di kategori putri, Natalie Chriselda Tanasa dan Benedicta Rafaella Karolusia Prasetyo menyumbangkan emas setelah mencetak total nilai 9.360. Dua tambahan emas ini membawa total medali Jatim menjadi 7 emas, 9 perak, dan 5 perunggu, jauh melampaui target awal KONI Jatim yang hanya menetapkan 5 emas.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Namun, di balik angka-angka tersebut, terdapat perjalanan panjang yang penuh dengan kerja keras dan dedikasi. Manajer tim wushu Jatim, Sherly Hoediono, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak hanya datang dari usaha individu, tetapi dari kolaborasi semua elemen, termasuk pelatih, atlet, serta dukungan moral dari masyarakat Jatim.
"Kami memasang target tinggi karena percaya pada kemampuan atlet unggulan kami di nomor taolu. Syukurlah, kami bisa melewati target tersebut. Ini semua berkat latihan keras, dukungan penuh dari KONI, dan doa dari masyarakat Jawa Timur," ungkap Sherly dengan penuh rasa syukur.
Bagi Sherly, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian medali, tetapi merupakan simbol dari usaha kolektif untuk mengangkat prestasi wushu Jatim ke tingkat nasional. Menurutnya, dukungan dari KONI Jatim, baik dalam bentuk pendanaan maupun motivasi, sangat berperan penting dalam pencapaian ini.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
“Dukungan yang konsisten dari persiapan hingga pelaksanaan membuat kami lebih termotivasi untuk memberikan hasil terbaik,” tambah Sherly.
Keberhasilan wushu Jatim di PON XXI ini juga membuka pertanyaan tentang masa depan olahraga wushu di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Dengan persiapan yang matang dan fokus pada pengembangan atlet-atlet muda, tim wushu Jatim diproyeksikan akan terus berprestasi di berbagai kompetisi mendatang, baik nasional maupun internasional.
Pada PON XXI kali ini, wushu memperebutkan total 29 medali emas, 29 perak, dan 40 perunggu dari berbagai nomor pertandingan. Keberhasilan Jatim untuk keluar sebagai salah satu pengumpul medali terbanyak mencerminkan bahwa dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh, prestasi yang lebih tinggi bisa diraih. (pon)
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Editor : prass prasetyo