PJs Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani Tancap Gas, Paparkan Program Kerja 60 Hari

harianmerahputih.id
Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, langsung bergerak cepat setelah dilantik

MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, langsung bergerak cepat setelah dilantik oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, di Gedung Negara Grahadi pada Selasa, 24 September 2024. Di hari pertama menjabat, Restu langsung berkeliling ke sejumlah kantor Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Ditemani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Erna Purnawati, serta Kepala Bagian Umum Prokopim Sudadi, Restu mengunjungi berbagai kantor strategis, termasuk ruangan Sekda, kantor Bagian Umum Prokopim, dan Bagian Hukum dan Kerjasama. Ia juga menyempatkan diri meninjau kantor Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Bagian Perekonomian dan Organisasi Kota Surabaya.

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Di hari kedua, Restu segera menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala OPD dan camat untuk berkoordinasi dan mempererat komunikasi. "Saya ingin mengenal lebih dekat seluruh kepala dinas dan camat agar pelaksanaan tugas sebagai PJs Wali Kota dapat berjalan dengan baik," ungkap Restu, Jumat, 27 September 2024.

Restu pun menyampaikan sejumlah prioritas program kerja yang akan dilaksanakannya dalam 60 hari masa efektif kepemimpinan. Program pertama adalah memastikan stabilitas pariwisata dan UMKM melalui pelaksanaan kegiatan seremonial di tengah masa kampanye, agar perekonomian tetap berjalan lancar.

Selain itu, ia juga akan mengawasi proyek infrastruktur strategis, seperti pembangunan terowongan Joyoboyo-Kebun Binatang Surabaya dan RSUD di Surabaya Timur. "Pengawasan proyek ini harus dilakukan secara ketat agar penyelesaiannya tepat waktu," tegasnya.

Dalam upayanya meningkatkan partisipasi pemilih, Restu akan melaksanakan program menyapa di 31 kecamatan. Program ini bertujuan untuk memastikan pemilih pemula telah melakukan perekaman, meningkatkan akses pelayanan administrasi untuk kaum rentan dan disabilitas, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan di masa persiapan Pilkada.

Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital

Restu juga menargetkan percepatan realisasi pendapatan dan belanja daerah agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh asisten untuk fokus dalam mempercepat realisasi ini.

Selain itu, Restu akan memetakan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program prioritas di Kota Surabaya untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Ia juga berencana menginventarisir penghargaan yang masih dalam proses penilaian, mengingat pentingnya penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi bagi warga Surabaya.

Mitigasi bencana juga menjadi perhatian Restu, khususnya di daerah-daerah rawan genangan. Ia ingin melibatkan masyarakat dalam pencegahan potensi genangan air.

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

Terakhir, Restu menegaskan pentingnya sinergi dengan DPRD Kota Surabaya, Forkopimda, BUMD, dan KPU. Pertemuan dengan berbagai pihak ini akan diagendakan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar serta menjamin kelanjutan pembangunan di Surabaya.

Dengan berbagai langkah yang sudah dipetakan, Restu berharap dapat menjalankan tugasnya sebagai PJs Wali Kota dengan baik demi kemajuan Kota Surabaya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru