Emil Dardak Silaturahmi dengan PSHT di Surabaya, Ajak Pesilat Bersinergi Bangun Karakter dan Ketangkasan

harianmerahputih.id
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Emil Elestianto Dardak, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Hotel Harris Surabaya, Jumat malam (25/10).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Emil Elestianto Dardak, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Hotel Harris Surabaya, Jumat malam (25/10). Kehadiran Emil yang akrab disapa ini disambut hangat oleh para anggota PSHT, di mana ia juga mengenakan seragam PSHT sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas.

"Acara ini adalah momen kekeluargaan. Di sini, saya ngagem seragam PSHT karena saya merupakan warga kehormatan dan Dewan Pembina PSHT Jawa Timur. Kami berkumpul untuk saling memberikan semangat dalam ikhtiar yang sedang dijalani," ujar Emil kepada hadirin dengan penuh keakraban.

Baca juga: Ribuan Pendamping Koperasi Desa Dapat Kepastian Honor, Pemprov Jatim Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Emil menegaskan bahwa acara ini bukan pertemuan resmi, melainkan pertemuan informal sesama "sedulur" PSHT Jawa Timur yang bertujuan untuk bersilaturahmi dan memberikan dukungan moril. "Ini murni ajang untuk mempererat tali persaudaraan. Saya merasa bersyukur dan sangat berterima kasih atas doa serta dukungan moril yang saya dapatkan malam ini. Ini menjadi tambahan energi dan semangat dalam menjalani perjalanan ke depan," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga menyoroti aspek penting dalam dunia pencak silat. Baginya, perguruan pencak silat seperti PSHT memiliki peran krusial dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membina generasi muda. "Yang pertama adalah olahraga prestasi, kaderisasi atlet. Ini sangat penting dan dibina langsung oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)," terang Emil.

Baca juga: Emil Dardak Pastikan Tol Probowangi Segmen Gending–Kraksaan–Paiton Rampung Sebelum Nataru

Emil juga menekankan pentingnya aspek kepemudaan dalam pencak silat. Ia mengakui bahwa terkadang muncul asumsi negatif terkait organisasi atau kelompok tertentu akibat satu-dua peristiwa yang mencoreng nama baik. Namun, Emil percaya bahwa pencak silat dapat berperan besar dalam membentuk karakter dan ketangkasan fisik yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kami yakin, dengan mengikuti pencak silat, seseorang bisa mengembangkan karakter sekaligus ketangkasan fisik yang positif dan bermanfaat untuk masyarakat luas," ujarnya.

Di hadapan para anggota PSHT, Emil mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda dan seluruh perguruan silat yang telah menciptakan rasa aman dan kondusif di Jawa Timur, terutama selama masa kepemimpinannya bersama Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur. Ia menuturkan bahwa sejak masa jabatannya sebagai Bupati Trenggalek hingga menjadi Wakil Gubernur, dirinya selalu menjalin komunikasi erat dengan TNI/Polri serta komunitas pencak silat di daerah.

Baca juga: Eks-Pengacara NasDem Serukan Pemakzulan, Dinilai Langgar Etika Advokat

"Pendekatan yang kami lakukan berbasis pada persaudaraan dan keguyuban. Dengan sering cangkrukan atau berkumpul bersama, komunikasi berjalan lebih lancar sehingga kesalahpahaman bisa dihindari. Kami sangat berterima kasih kepada Forkopimda dan perguruan silat, yang selalu terbuka dalam berkomunikasi untuk menjaga dan memitigasi potensi kerawanan di masyarakat," ungkap Emil menutup sambutannya.

Silaturahmi ini menjadi momen bagi Emil untuk menguatkan dukungan dari komunitas pencak silat di Jawa Timur, serta menggugah semangat persatuan dan persaudaraan di antara para anggotanya. Kehadiran Emil di acara PSHT ini pun mengisyaratkan komitmen yang kuat untuk menjaga harmonisasi masyarakat, mempererat tali persaudaraan, serta memajukan pencak silat sebagai budaya dan olahraga kebanggaan daerah. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru