MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025). Seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, bersama kepala lembaga dan utusan khusus Presiden, hadir dalam agenda tersebut.
Mengawali sidang, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kinerja kabinet yang telah menunjukkan perkembangan positif selama tiga bulan pertama pemerintahan. "Secara objektif, kita boleh bangga. Kita telah menunjukkan hasil yang mengarah pada sasaran-sasaran kita. Saya apresiasi kerja saudara-saudara sekalian," ujar Presiden.
Baca juga: Prabowo Minta Pendidikan Lingkungan Masuk Silabus, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana
Menurut Presiden, kekompakan dan kerja sama yang solid di antara jajaran kabinet menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan tugas pemerintahan. "Di sana-sini masih ada yang perlu diperbaiki, itu wajar. Namun, saya merasakan semangat keras dari semua menteri dan wakil menteri untuk memberikan hasil terbaik bagi rakyat," tambahnya.
Baca juga: Pemerintah Kebut Penanganan Tanggap Darurat, Presiden Prabowo Instruksikan Bantuan Diprioritaskan
Dalam arahannya, Presiden juga menegaskan bahwa dirinya tidak menetapkan periode tertentu, seperti 100 hari pertama atau tiga bulan awal, sebagai tolok ukur kinerja. Namun, ia mengakui bahwa waktu tersebut dapat menjadi tonggak untuk mengevaluasi capaian dan menentukan langkah strategis ke depan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden dalam sidang kabinet ini. Di barisan depan juga hadir jajaran menteri koordinator, Kepala BIN M. Herindra, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dengan nada optimis, Presiden Prabowo mengakhiri sidang kabinet dengan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran kabinet atas dedikasi dan komitmen mereka dalam melayani masyarakat. "Mari kita teruskan kerja keras ini demi masa depan yang lebih baik," tutupnya. (red)
Editor : prass prasetyo