Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Berjalan di Kabupaten Pasuruan, Warga Antusias Manfaatkan Layanan

harianmerahputih.id
Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis, melakukan monitoring langsung ke UPT Puskesmas Winongan

MERAHPUTIH I PASURUAN - Kabupaten Pasuruan mulai melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Kesehatan sejak Rabu (12/2/2025). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sebagai bentuk kesiapan daerah dalam menyukseskan program ini, Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis, melakukan monitoring langsung ke UPT Puskesmas Winongan. Ia datang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, bersama beberapa pejabat terkait lainnya.

Baca juga: Khofifah Gelar Pasar Murah di Pasuruan, Warga Serbu Bahan Pokok

Pantauan di lokasi, suasana Puskesmas Winongan tampak lebih ramai dari biasanya. Warga yang datang hari itu mayoritas merupakan peserta PKG yang lahir di bulan Februari, sesuai dengan ketentuan awal program.

Salah satu warga, Deni Topan Febrian (27), mengungkapkan bahwa ia sengaja datang untuk memanfaatkan layanan gratis ini.

"Kebetulan saya lahir 9 Februari, jadi saya bisa ikut program ini. Pemeriksaannya lengkap dan gratis. Dari tensi darah, kadar gula, kolesterol, semuanya dicek. Hasilnya, hanya kolesterol saya yang agak tinggi, jadi harus lebih dijaga," ujarnya.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Winongan, dr. Thalifiah, hingga saat ini sudah ada delapan pasien yang menerima layanan PKG, terdiri dari lima bayi baru lahir dan tiga pasien dewasa.

"Pelaksanaannya bertahap. Sejauh ini, sudah ada delapan pasien yang menjalani pemeriksaan, dan ke depan jumlahnya akan terus bertambah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan screening awal di ruangan khusus. Jika hasil pemeriksaan awal menunjukkan indikasi tertentu, pasien akan dirujuk ke poli terkait untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Surabaya Siap Jalankan Program Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa, Sasar 242 Ribu Anak

"Jenis pemeriksaannya cukup lengkap, mulai dari tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, profil lipid, pemeriksaan gigi, hingga pemeriksaan kebidanan bagi wanita dewasa, seperti deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Semua ini dilakukan secara gratis di 33 puskesmas se-Kabupaten Pasuruan pada jam kerja," jelasnya.

Ia menambahkan, PKG terbagi dalam beberapa kategori:

  • 1. PKG Hari Ulang Tahun – diperuntukkan bagi bayi, anak-anak hingga usia 6 tahun, serta warga usia 18 tahun ke atas yang berulang tahun.
  • 2. PKG Sekolah – ditujukan bagi anak usia 7-17 tahun dan dilaksanakan setiap tahun ajaran baru.
  • 3. PKG Rutin – bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak hingga usia 6 tahun, sesuai standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.

"Bagi warga yang berulang tahun, mereka masih bisa memanfaatkan layanan PKG ini hingga 30 hari setelah tanggal ulang tahun," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, menegaskan bahwa seluruh layanan PKG ini benar-benar gratis, tanpa ada pungutan biaya tambahan. Bahkan, jika pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan, biayanya akan ditanggung oleh pemerintah melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis

"Masyarakat tidak perlu khawatir ada biaya tambahan. Cukup membawa KTP atau KK, semua layanan bisa didapatkan, termasuk pemeriksaan lanjutan jika diperlukan. Program ini sepenuhnya dicover oleh Pemda melalui UHC, jadi mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Dengan adanya PKG, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal dan ditangani dengan lebih baik. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru