MERAHPUTIH I SURABAYA - Dalam suasana penuh keceriaan dan kebersamaan, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Grahadi mengajak puluhan anak yatim dari lima panti asuhan di Surabaya dan sekitarnya untuk ngabuburit edukatif di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Sabtu (8/3).
Kegiatan ini bukan sekadar ajang menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman berharga mengenal lebih dekat kehidupan satwa. Dengan penuh antusiasme, anak-anak diajak berkeliling untuk mengamati berbagai hewan, memberi makan jerapah, serta menyaksikan atraksi satwa yang disiapkan khusus untuk mereka.
Baca juga: Ribuan warga tumpah ruah di Grahadi rayakan Hari Santri dan HUT ke-80 Jawa Timur
Ketua Pokja Grahadi, Fatimatuz Zahroh, mengungkapkan bahwa program ini telah menjadi agenda tahunan dan merupakan bentuk kepedulian jurnalis yang bertugas meliput Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.
"Ngabuburit edukatif ini adalah agenda yang sudah berjalan tiga tahun berturut-turut. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan suci Ramadan. Tahun ini, konsepnya sedikit berbeda, karena kami ingin mengenalkan mereka lebih dalam pada satwa sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT," ujar Fatimatuz.
Selama kegiatan, para jurnalis turut berbagi cerita dan pengalaman dengan anak-anak. Selain menikmati keindahan fauna di KBS, anak-anak juga mendapatkan wawasan keislaman melalui kisah Nabi Sulaiman yang dikenal memiliki hubungan istimewa dengan hewan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan menyayangi sesama makhluk hidup.
Direktur Keuangan KBS, Nahroni, memberikan apresiasi atas inisiatif Pokja Grahadi yang memilih Kebun Binatang Surabaya sebagai bagian dari program sosial mereka.
"Kami merasa bangga dan terhormat dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga niat baik para jurnalis menjadi amal jariyah di Yaumul Hisab," tutur Nahroni.
Keceriaan terlihat jelas di wajah para peserta, termasuk Ilham dan Sholikin, dua di antara anak yatim yang ikut serta dalam acara tersebut.
"Seru sekali! Kami bisa melihat banyak satwa, memberi makan jerapah, dan belajar banyak hal tentang hewan-hewan di sini," ungkap Ilham dengan mata berbinar.
Puncak acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebelum mereka berbuka puasa bersama dengan para jurnalis. Momen kebersamaan ini semakin menguatkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Ngabuburit edukatif ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk nyata kepedulian serta upaya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan yang penuh berkah. (dpr)
Editor : prass prasetyo